Hadiri KTT ke-33 ASEAN, Ini Agenda Presiden Jokowi di Singapura

Kompas.com - 13/11/2018, 09:06 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016). KOMPAS/ALIF ICHWANPresiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo diagendakan menghadiri The 33rd ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-33 ASEAN yang digelar di Suntec Singapore International Convention and Exhibition, Singapura, Selasa (13/11/2018) hingga Kamis (15/11/2018).

Rencananya, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Changi Singapura pukul 12.00 WIB dan langsung bertolak ke hotel. Jokowi akan memulai rangkaian kegiatannya pada sore hari.

Di hari pertamanya, Presiden Jokowi akan hadir pada acara pembukaan. Ia akan menyampaikan pidato mengenai pentingnya kerja sama atau kolaborasi antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam menghadapi ketidakpastian global.

Baca juga: Jokowi Bakal Bertemu PM Australia di KTT ASEAN, Isu Palestina Bisa Jadi Bahasan

Pada malam harinya, Presiden Jokowi akan menghadiri gala diner bersama para pemimpin negara ASEAN beserta mitranya.

Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan tak hadir pada konferensi tingkat tinggi regional ini. Trump diwakilkan oleh Wakil Presiden Mike Pence.

Selain Mike Pence, pimpinan negara mitra ASEAN yang dijadwalkan hadir, antara lain Presiden Chille Sebastian Pinera, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri China Li Keqiang dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Pada Rabu (14/11/2018) hingga Kamis keesokan harinya, Presiden Jokowi akan menghadiri pertemuan antara Asean dengan negara mitra dan pertemuan bilateral sendiri.

Baca juga: Presiden Jokowi Diagendakan Bertemu Putin di Sela KTT ASEAN

Pertemuan antara pimpinan negara ASEAN dan mitra yang akan dihadiri Presiden Jokowi, antara lain 21st Asean-Chinna Summit, 3rd Asean-Russia Summit, 21st Asean-Japan Summit dan 2nd Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Summit serta 13th East Asian Summit (EAS).

Adapun, pertemuan bilateral yang akan dilangsungkan Presiden Jokowi, antara lain dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Chille Michelle Bachelet dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Sejumlah menteri yang turut mendampingi Presiden selama Asean Summit dan pertemuan bilateral, antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong.

Kompas TV Pembangunan ekonomi kawasan menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Panja RUU TPKS Harap Presiden Segera Kirim Surpres Pekan Ini

Ketua Panja RUU TPKS Harap Presiden Segera Kirim Surpres Pekan Ini

Nasional
DPR Setujui RUU TPKS sebagai RUU Inisiatif DPR

DPR Setujui RUU TPKS sebagai RUU Inisiatif DPR

Nasional
Setelah Vaksin Booster, Akankah Ada Vaksin Lanjutan? Ini Kata Kemenkes

Setelah Vaksin Booster, Akankah Ada Vaksin Lanjutan? Ini Kata Kemenkes

Nasional
Ryamizard Sebut Ada Unsur Kedaruratan Sewa Satelit Slot Orbit 123 Bujur Timur

Ryamizard Sebut Ada Unsur Kedaruratan Sewa Satelit Slot Orbit 123 Bujur Timur

Nasional
Bukan Leading Sector Kasus Satelit Militer Kemenhan, TNI Tunggu Koordinasi Kejagung

Bukan Leading Sector Kasus Satelit Militer Kemenhan, TNI Tunggu Koordinasi Kejagung

Nasional
Fatia dan Haris Azhar Dijemput Paksa Polisi, Kontras: Ada Dugaan Conflict of Interest

Fatia dan Haris Azhar Dijemput Paksa Polisi, Kontras: Ada Dugaan Conflict of Interest

Nasional
Pimpinan DPR Klaim Pembahasan RUU IKN Tidak Tergesa-gesa

Pimpinan DPR Klaim Pembahasan RUU IKN Tidak Tergesa-gesa

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sepekan, Supermarket di Daerah Level 1 Boleh Buka 100 Persen

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sepekan, Supermarket di Daerah Level 1 Boleh Buka 100 Persen

Nasional
UPDATE: 840 Kasus Omicron di Indonesia, 174 Transmisi Lokal

UPDATE: 840 Kasus Omicron di Indonesia, 174 Transmisi Lokal

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali, Pengunjung Mal di Daerah Level 3 Dibatasi 50 Persen

PPKM Luar Jawa-Bali, Pengunjung Mal di Daerah Level 3 Dibatasi 50 Persen

Nasional
Kasus Munjul, KPK Ingatkan Notaris Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Kembalikan Uang Rp 10 Miliar

Kasus Munjul, KPK Ingatkan Notaris Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Kembalikan Uang Rp 10 Miliar

Nasional
Ryamizard Sebut Ada Ancaman Kedaulatan jika Slot Orbit 123 Tak Diselamatkan

Ryamizard Sebut Ada Ancaman Kedaulatan jika Slot Orbit 123 Tak Diselamatkan

Nasional
Mantan Menhan Ryamizard Sebut Ada Perintah Presiden Selamatkan Slot Orbit 123

Mantan Menhan Ryamizard Sebut Ada Perintah Presiden Selamatkan Slot Orbit 123

Nasional
Hari Ini, RUU TPKS Bakal Disahkan sebagai RUU Inisiatif DPR

Hari Ini, RUU TPKS Bakal Disahkan sebagai RUU Inisiatif DPR

Nasional
Keluhan Munarman Kehilangan Mata Pencarian hingga Gelisah Terancam Hukuman Mati

Keluhan Munarman Kehilangan Mata Pencarian hingga Gelisah Terancam Hukuman Mati

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.