Belum Cair, Santunan Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng Masih Diverifikasi

Kompas.com - 12/11/2018, 17:46 WIB
Situasi Kota Palu yang porak poranda akibat bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018). Ditjen Bina Marga menurunkan Tim Satgas Penanganan Bencana Gempa dan Tsunami Palu-Sigi-Donggala untuk membantu pemulihan infrastruktur wilayah. Dok. Humas Ditjen Bina Marga Kemen PUPRSituasi Kota Palu yang porak poranda akibat bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018). Ditjen Bina Marga menurunkan Tim Satgas Penanganan Bencana Gempa dan Tsunami Palu-Sigi-Donggala untuk membantu pemulihan infrastruktur wilayah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan santunan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana alam di Sulawesi Tengah belum disalurkan karena masih dilakukan proses verifikasi.

"Pemerintah memberikan santunan sebesar Rp15 juta per orang kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah," ucap Harry seperti dikutip dari Antara, Senin (12/11/2018).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal yang ditemukan tercatat 2.256 orang dan seluruhnya sudah dimakamkan.

Baca juga: Bantuan untuk Korban Bencana Sulteng, Menumpuk dan Mulai Rusak di BPBD Parepare

Proses pencarian dan evakuasi korban meninggal dunia telah dihentikan sejak 12 Oktober, sesuai dengan prosedur standar operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Korban meninggal dunia terbanyak ditemukan di Kota Palu (1.703 orang), kemudian Kabupaten Donggala (171 orang), Kabupaten Sigi (366 orang), Kabupaten Parigi Moutong (15 orang) dan Pasangkayu, Sulawesi Barat (satu orang).

Sementara itu, 1.309 orang dilaporkan hilang dan 4.612 orang luka-luka serta 223.751 orang mengungsi yang tersebar di 122 titik pengungsian.

Total bantuan dari Kementerian Sosial yang disalurkan untuk penanganan bencana di Sulawesi Tengah mencapai Rp44,561 miliar untuk masa tanggap darurat dan proses rehabilitasi sosial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X