Golkar Akan Buat Jokowi-Ma'ruf "Menang Tebal" di Jawa Barat

Kompas.com - 11/11/2018, 10:51 WIB
Airlangga Hartarto di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/10/2018) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimAirlangga Hartarto di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/10/2018)
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan bahwa partainya siap memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

Hal ini sesuai instruksi Jokowi yang ingin menang tebal di provinsi yang pada 2014 lalu dimenangkan oleh rivalnya Prabowo Subianto.

"Menang tebal itu at least menangnya di atas 5 persen. Karena di sini kan, Jawa Barat ini, salah satu basis dari Partai Golkar," kata Airlangga di sela mendampingi Jokowi saat berkampanye di Bandung, Minggu (11/10/2018).

"Jadi Partai Golkar akan bekerja keras untuk pilpres," tambah dia.

Baca juga: Jokowi: Memang Tak Bisa Harga Cabai Sampai Rp 10.000, Kasihan Petani...

Airlangga mengakui bahwa kader Partai Golkar di Jawa Barat saat ini belum solid mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Berdasarkan survei, jumlah kader Golkar yang mendukung pasangan nomor urut 01 itu baru 60 persen. Namun dia yakin angka itu masih akan meningkat.

"Dengan Presiden kemarin turun di Jawa Barat, kami akan terus dorong kader Partai Golkar yang hari ini 60 persen pilih presiden, kami akan dorong di atas 90 persen," kata Airlangga.

Dengan solidnya dukungan Golkar, lanjutnya, suara Jokowi-Ma'ruf diyakini akan naik 5-10 persen dan akan mengalahkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi: Stop Cara Berpolitik seperti Genderuwo...

Sementara itu, untuk pemilu legislatif, Airlangga menargetkan partainya meraih kemenangan di Jabar dengan minimal 24 kursi DPRD. Saat ini, Golkar mengantongi 17 kursi.

"Kami melihat ada potensi tambahan kursi. Itu yang terus kami kejar. Kami di Jabar utara kuat, Jabar selatan pernah kuat, diperkuat lagi," kata dia.

Pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah dari Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa di Jabar.

Berdasarkan data rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar, sedangkan Jokowi-JK hanya unggul di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Nasional
Pesan Erick Thohir kepada Ahok: Jaga Kekompakan Pertamina

Pesan Erick Thohir kepada Ahok: Jaga Kekompakan Pertamina

Nasional
100 Tahun Kedatangan Warga Korea ke Indonesa, Wapres: Hubungan Baik Ini Harus Dijaga

100 Tahun Kedatangan Warga Korea ke Indonesa, Wapres: Hubungan Baik Ini Harus Dijaga

Nasional
Susunan Pengurus Gerindra Terbaru, dari  Ketua Umum, Pengurus Harian hingga 12 Wakil

Susunan Pengurus Gerindra Terbaru, dari Ketua Umum, Pengurus Harian hingga 12 Wakil

Nasional
Erick Thohir Minta Ahok Fokus Benahi Masalah Internal Pertamina

Erick Thohir Minta Ahok Fokus Benahi Masalah Internal Pertamina

Nasional
UPDATE 20 September: 3.738 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 20 September: 3.738 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Penyelenggaraan Pilkada Diharapkan Tak Terhambat Akibat 2 Komisioner KPU Positif Covid-19

Penyelenggaraan Pilkada Diharapkan Tak Terhambat Akibat 2 Komisioner KPU Positif Covid-19

Nasional
Covid-19 di Tengah Penyelenggara dan Desakan Penundaan Pilkada Serentak

Covid-19 di Tengah Penyelenggara dan Desakan Penundaan Pilkada Serentak

Nasional
IDI Sudah Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Bakal Tinggi

IDI Sudah Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Bakal Tinggi

Nasional
Menko PMK: Inisiatif Daerah Diperlukan dalam Penanganan Covid-19

Menko PMK: Inisiatif Daerah Diperlukan dalam Penanganan Covid-19

Nasional
Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Dinilai Tak Tegas Bikin Kebijakan

Penambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Dinilai Tak Tegas Bikin Kebijakan

Nasional
Para Ketua Umum Parpol Perlu Bersepakat Tak Gelar Kampanye Langsung

Para Ketua Umum Parpol Perlu Bersepakat Tak Gelar Kampanye Langsung

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | Sederet Pengurus Baru Partai Gerindra

[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | Sederet Pengurus Baru Partai Gerindra

Nasional
Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X