Jokowi Blusukan ke Pasar di Bandung, Disambut Heboh hingga Belanja Ayam

Kompas.com - 11/11/2018, 08:39 WIB
Presiden RI Joko Widodo melakukan blusukan ke Pasar Cihaurgeulis, Bandung, Minggu (11/10/2018) pagi. Jokowi tiba di pasar itu sekitar pukul 07.25 WIB. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden RI Joko Widodo melakukan blusukan ke Pasar Cihaurgeulis, Bandung, Minggu (11/10/2018) pagi. Jokowi tiba di pasar itu sekitar pukul 07.25 WIB.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo melakukan blusukan ke Pasar Cihaurgeulis, Bandung, Minggu (11/10/2018) pagi. Jokowi tiba di pasar itu sekitar pukul 07.25 WIB.

Kehadiran Jokowi membuat heboh pedagang dan masyarakat yang ada di pasar itu. Sebagian berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Jokowi.

Jokowi juga sempat berdialog dengan pedagang dan menanyakan harga-harga bahan pokok yang dijual. Calon presiden nomor urut 01 itu pun sempat berbelanja sejumlah bahan pokok, seperti ayam dan sayur mayur.

Baca juga: Jokowi: Sering Nakut-nakuti Masyarakat, Itu Namanya Politik Genderuwo


Seorang Paspampres membawa belanjaan tersebut dan memasukkannya ke bagasi mobil. Setelah berada di pasar selama 20 menit, Jokowi lalu meluncur ke Jalan Ir Juanda untuk menghadiri car free day. 

Jokowi berada di Bandung sejak Sabtu. Dia datang ke Kota Kembang untuk memperingati Hari Pahlawan hingga melakukan konsolidasi dengan parpol pendukung di Jabar.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Nasional
Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Nasional
Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Nasional
Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Nasional
Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Nasional
Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Nasional
Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Nasional
Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Nasional
Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Nasional
Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Nasional
Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Nasional
Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Nasional
Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Nasional
Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X