AHY Sebut Pemilu 2019 Tak Mudah bagi Demokrat - Kompas.com

AHY Sebut Pemilu 2019 Tak Mudah bagi Demokrat

Kompas.com - 10/11/2018, 21:16 WIB
Komandan Satuan Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, di Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Setelah gagal mengusung AHY menjadi cawapres, Partai Demokrat menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Prabowo-Sandiaga untuk maju dalam Pilpres 2019.KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Komandan Satuan Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, di Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Setelah gagal mengusung AHY menjadi cawapres, Partai Demokrat menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Prabowo-Sandiaga untuk maju dalam Pilpres 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai Pemilu 2019 tak mudah bagi partainya.

Hal itu disampaikan Agus saat ditemui di acara pembekalan calon anggota legislatif (caleg) Partai Demokrat di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

"Memang tidak mudah. Kita tahu. Kita semua membaca survei. Partai yang paling diuntungkan dalam Pileg 2019 ini tentunya adalah partai yang memiliki capres. Dalam hal ini PDI-P dan Gerindra," kata Agus.

Sebab, partai yang mengusung capres atau cawapres akan mendapat limpahan suara dari tingginya elektabilitas kadernya itu di pileg.

Baca juga: SBY Sebut PDI-P dan Gerindra Diuntungkan di Pilpres 2019

Namun, kata Agus, Demokrat tetap berupaya untuk mencapai target perolehan suara di Pileg 2019 yakni 15 persen.

Caranya, Demokrat akan mengoptimalkan sosok caleg untuk meraih kursi di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Setidaknya, kata Agus, Demokrat harus bisa mengulang capaiannya di Pileg 2014 dengan raihan 10,19 persen.

"Yah kami tentunya berharap target bawah kami paling tidak sama lah seperti raihan 2014 lalu. Karena tantangannya sekarang tidak mudah dengab sistem pemilu yang berubah dimana pilpres serentak bersama dengan pileg. Tentunya tidak sesederhana yang dibayangkan," ujar Agus.

"Tapi juga tentunya kami punya ikhtiar lebih agar bisa meraih suara sampai dengan 15 persen. Mudah-mudahan itu bisa kami capai dengan baik," lanjut dia.



Close Ads X