Jokowi: Freeport 51 Persen, Kok Enggak Ada Demo di Depan Istana?

Kompas.com - 10/11/2018, 16:16 WIB
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat menghadiri konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya di Bandung, Sabtu (10/11/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinCalon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat menghadiri konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya di Bandung, Sabtu (10/11/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo meminta para pendukungnya melakukan aksi demonstrasi untuk mendukung keberhasilan pemerintah. Hal tersebut disampaikan calon presiden nomor urut 01 itu saat menghadiri konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya se-Jawa Barat di Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018).

Awalnya, Jokowi menyinggung soal keberhasilan pemerintah yang kini mengantongi saham 51 persen saham PT Freeport, dari yang sebelumnya hanya 9 persen. Jokowi juga bicara soal pemerintah yang telah mengambil alih 100 persen Blok Migas Mahakam dan Blok Migas Rokan.

" Blok Mahakam 100 persen, Blok Rokan Chevron 100 persen. Freeport 51 persen. Kok enggak ada demo di depan Istana?" kata Jokowi.

"Demo mendukung maksudnya. Mestinya Bapak Ibu saudara-saudara demo besar-besaran, tapi demo mendukung," tambah dia.

Baca juga: Bayar Freeport, Inalum Akhirnya Terbitkan Obligasi 4 Miliar Dollar AS

Pernyataan Jokowi itu langsung disambut riuh para pendukungnya. Sebagian ada yang berteriak "betul" dan "siap" mendukung pernyataan Jokowi itu.

"Saya tunggu-tunggu enggak ada yang demo. Dipikir mudah dapat 51 persen itu? Dipikir enggak ditekan dari atas, bawah, kiri, kanan? Ditekan!" kata Jokowi.

"Dipikir langsung ujug ujug dapat 51 persen? Enak banget itu. Jadi itu sulit bukan hal yang mudah negosiasi seperti itu. Sulit," tambah politisi PDI-P ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X