Presiden Jokowi Diagendakan Bertemu Putin di Sela KTT ASEAN - Kompas.com

Presiden Jokowi Diagendakan Bertemu Putin di Sela KTT ASEAN

Kompas.com - 08/11/2018, 23:17 WIB
Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, di sela-sela KTT APEC, di Beijing, Senin (10/11/2015).Dok. Sekretariat Kabinet Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, di sela-sela KTT APEC, di Beijing, Senin (10/11/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang dihelat di Singapura, 13-15 November.

Menurut Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri Benny Siahaan, pertemuan tersebut atas permintaan Putin.

"Dalam pertemuan ASEAN (Plus One) dengan Rusia, untuk pertama kalinya Presiden Putin datang, mungkin salah satunya karena Indonesia adalah koordinator pertemuan itu. Putin meminta untuk bertemu dengan Jokowi," kata Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri, Benny Siahaan, di Jakarta, Kamis (8/11/2018), seperti dilansir Antara.

Presiden Jokowi dan Putin akan melakukan pertemuan bilateral di Singapura di sela-sela pertemuan ASEAN-Rusia yang merupakan bagian dari rangkaian KTT ASEAN ke-33.

Selanjutnya, dalam pertemuan ASEAN-Rusia itu Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pandangan bersama negara-negara anggota ASEAN kepada Rusia.

"Jokowi akan membaca 'ASEAN Common Statement' yang merupakan himpunan pandangan negara ASEAN kepada Rusia," ujar Benny.

Selain itu, 10 negara anggota ASEAN dan Rusia juga akan membahas soal peningkatan kerja sama dalam beberapa bidang, antara lain di bidang keamanan dunia maya (cyber security) dan pendidikan.

Tema besar KTT ASEAN yang diusung selama masa keketuaan Singapura adalah "ASEAN Tangguh dan Inovatif" atau Resilient and Innovative ASEAN.

Dalam rangkaian KTT ASEAN yang dilaksanakan selama tiga hari itu, Presiden Jokowi rencananya akan menghadiri sekitar 17 pertemuan ASEAN, antara lain pertemua ASEAN Plus Three, East Asia Summit (EAS), dan beberapa pertemuan ASEAN Plus One.


EditorKrisiandi
SumberAntara

Terkini Lainnya

Mensos Optimistis Akhir 2019 Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9,5 Persen

Mensos Optimistis Akhir 2019 Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9,5 Persen

Regional
Tunawicara Ini Mampu Kembangkan Robot dengan Manfaatkan Dinamo Bekas

Tunawicara Ini Mampu Kembangkan Robot dengan Manfaatkan Dinamo Bekas

Regional
Terduga Pembunuh Dufi Diserahkan ke Polres Bogor

Terduga Pembunuh Dufi Diserahkan ke Polres Bogor

Megapolitan
Eko, Pecatan Polisi yang Serang Pos Lantas Pernah Tembak Mati Guru Ngaji

Eko, Pecatan Polisi yang Serang Pos Lantas Pernah Tembak Mati Guru Ngaji

Regional
Jika Terpilih, Sandiaga Berkomintmen Tak Ganggu Perda Syariat dan MoU Helsinki di Aceh

Jika Terpilih, Sandiaga Berkomintmen Tak Ganggu Perda Syariat dan MoU Helsinki di Aceh

Regional
Soal Baiq Nuril, Istana Sebut Presiden Tak Bisa Serta Merta Beri Amnesti

Soal Baiq Nuril, Istana Sebut Presiden Tak Bisa Serta Merta Beri Amnesti

Nasional
Pelaku Pelempar Pos Lantas di Lamongan Pernah Menghuni Lapas Madiun

Pelaku Pelempar Pos Lantas di Lamongan Pernah Menghuni Lapas Madiun

Regional
Kata Timses, Jokowi-Ma'ruf Akan Lanjutkan Kerja Sama dengan China

Kata Timses, Jokowi-Ma'ruf Akan Lanjutkan Kerja Sama dengan China

Nasional
Tiga Jam Razia Pajak Kendaraan, Petugas Dapati Tunggakan Rp 171 Juta

Tiga Jam Razia Pajak Kendaraan, Petugas Dapati Tunggakan Rp 171 Juta

Megapolitan
Polisi dan Warga di Rusia Padamkan Kebakaran dengan Lempar Bola Salju

Polisi dan Warga di Rusia Padamkan Kebakaran dengan Lempar Bola Salju

Internasional
Turis AS Tewas Dipanah Suku Pedalaman India di Kepulauan Andaman

Turis AS Tewas Dipanah Suku Pedalaman India di Kepulauan Andaman

Internasional
Anggaran Pembebasan Lahan Ditolak, Proyek MRT Fase II Terancam Molor

Anggaran Pembebasan Lahan Ditolak, Proyek MRT Fase II Terancam Molor

Megapolitan
Tanggapan Warga dan Pengendara terhadap Sistem Satu Arah di Cipayung

Tanggapan Warga dan Pengendara terhadap Sistem Satu Arah di Cipayung

Megapolitan
Kisah Hamzah, 8 Tahun Kayuh Becak Pakai Topeng hingga Berhasil Jadi Sarjana

Kisah Hamzah, 8 Tahun Kayuh Becak Pakai Topeng hingga Berhasil Jadi Sarjana

Regional
Jubir Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Sebut Ada Upaya Kriminalisasi terhadap KY

Jubir Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Sebut Ada Upaya Kriminalisasi terhadap KY

Nasional

Close Ads X