Pemerintah Siapkan Rumah DP 0 Persen untuk ASN, Ini Kata Sandiaga

Kompas.com - 08/11/2018, 18:39 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di kawasan Tanjung Barat, Kamis (8/11/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di kawasan Tanjung Barat, Kamis (8/11/2018).
Penulis Jessi Carina
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku senang saat tahu pemerintah pusat berencana membangun rumah susun untuk ASN, TNI dan Polri dengan skema pembiayaan down payment (DP) 0 Persen. 

Menurut Sandiaga, itu artinya pemerintah mengakui program DP 0 yang digagasnya saat menjadi wakil gubernur DKI Jakarta.

"Baguslah buat saya, bagus berarti itu dia lihat data yang sama yang kita pakai di DKI," ujar Sandiaga di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018).

Sandiaga mengatakan sejak awal dia melihat masyarakat memang butuh rumah dengan kemudahan uang muka. Dia menyinggung pengadaan rumah DP 0 saat dirinya masih menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rumah DP 0 Persen untuk ASN, TNI dan Polri

Sandiaga mengatakan dia dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah membuat konsep seperti itu pada awal kampanye. Progam rumah DP 0, kata Sandiaga, juga sudah launching sejak tahun pertama pemerintahan.

Dia senang jika pemerintah pusat sudah melihat fakta ini dan mulai membawa program serupa ke level nasional.

"Sekarang Alhamdulillah Pak Jokowi mengakui dan saya sebagai salah satu dari penggagas ini bersama Pak Anies dan tim sebetulnya, pasti akan sangat setuju kalau ini dibawa ke level nasional," kata Sandiaga.

Dia pun setuju karena program serupa dibuat untuk aparatur sipil negara, TNI, dan juga Polri. Menurut dia, mereka pantas untuk mendapatkan fasilitas itu karena telah berjuang untuk negara.

Namun, Sandiaga tidak ingin berkomentar soal rencana ini yang muncul di ujung pemerintahan Jokowi. Dia tidak mau buru-buru menyimpulkan bahwa kebijakan ini politis dan berkaitan dengan Pilpres.

"Nanti pengamat saja yang berkomentar (soal itu) tapi saya melihat bahwa ini memang dibutuhkan. Nanti biar masyarakat yang menilai ini politis atau enggak, karena semua balik kepada niatnya," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi III Usul Aktivis HAM Tragedi Semanggi I dan II Hadir dalam RDPU

Anggota Komisi III Usul Aktivis HAM Tragedi Semanggi I dan II Hadir dalam RDPU

Nasional
Satgas: Penggunaan Bahasa Daerah dalam Pembuatan Pedoman Perilaku Protokol Kesehatan Mudahkan Masyarakat

Satgas: Penggunaan Bahasa Daerah dalam Pembuatan Pedoman Perilaku Protokol Kesehatan Mudahkan Masyarakat

Nasional
UPDATE 1 Desember: Tambah 136, Total Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 17.081 Orang

UPDATE 1 Desember: Tambah 136, Total Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 17.081 Orang

Nasional
Moeldoko: Jokowi Punya Kunci Sendiri untuk Tentukan Calon Kapolri

Moeldoko: Jokowi Punya Kunci Sendiri untuk Tentukan Calon Kapolri

Nasional
UPDATE: Bertambah 5.092, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 543.975 Orang

UPDATE: Bertambah 5.092, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 543.975 Orang

Nasional
Survei ICW: 25 Persen Penyandang Disablitas di DKI Terima Bansos yang Tak Sesuai

Survei ICW: 25 Persen Penyandang Disablitas di DKI Terima Bansos yang Tak Sesuai

Nasional
Calon Anggota KY: Cara Soft Agar Hakim Tak Salah Gunakan Wewenang, Libatkan Keluarga

Calon Anggota KY: Cara Soft Agar Hakim Tak Salah Gunakan Wewenang, Libatkan Keluarga

Nasional
1.796 Surat Desakan agar Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

1.796 Surat Desakan agar Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Nasional
48 Tahanan Bareskrim yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

48 Tahanan Bareskrim yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Nasional
Soal Pengganti Edhy Prabowo, Moeldoko: Tunggu Saatnya

Soal Pengganti Edhy Prabowo, Moeldoko: Tunggu Saatnya

Nasional
Puji Anies Baswedan hingga Said Aqil Siradj, Istana Minta Pejabat yang Positif Covid-19 Terbuka ke Publik

Puji Anies Baswedan hingga Said Aqil Siradj, Istana Minta Pejabat yang Positif Covid-19 Terbuka ke Publik

Nasional
Luhut Targetkan UU Cipta Kerja Berlaku Februari 2021

Luhut Targetkan UU Cipta Kerja Berlaku Februari 2021

Nasional
Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Nasional
Berkenalan dengan Chika dan Vika, Inovasi Layanan Digital dari BPJS Kesehatan

Berkenalan dengan Chika dan Vika, Inovasi Layanan Digital dari BPJS Kesehatan

BrandzView
Pemerintah Luncurkan Pedoman Perubahan Perilaku Pencegahan Covid-19 dalam 77 Bahasa Daerah

Pemerintah Luncurkan Pedoman Perubahan Perilaku Pencegahan Covid-19 dalam 77 Bahasa Daerah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X