Kompas.com - 08/11/2018, 11:21 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno hadir dalam acara peluncuran situs web Partai Emak-Emak, di Jalan Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2018). KOMPAS.com/Devina HalimCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno hadir dalam acara peluncuran situs web Partai Emak-Emak, di Jalan Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memastikan situs komunitas Partai Emak-emak akan terbebas dari berita bohong atau hoaks.

Situs partaiemakemak.co.id itu diluncurkan pada Rabu (7/11/2018), yang turut dihadiri Sandiaga Uno.

Penggagas komunitas Partai Emak-emak yang juga anggota BPN, Eka Gumilar, mengatakan, ada tim tersendiri untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang akan diunggah, mulai dari kegiatan relawan emak-emak hingga soal paslon Prabowo-Sandiaga.

"Untuk web kami memang ada tim yang verifikasi berita, dan sebagainya. Memang yang pertama justru kita hindari adalah hoaks," kata Eka.

Baca juga: Sandiaga: Kami Tidak Siap-siap Perang, Yakin Menang Tanpa Sengketa

"Kami mau memberikan informasi yang benar tentang kegiatan emak-emak, perjuangan emak-emak, perjalanan capres cawapres, terus eksistensi relawan emak-emak dan sebagainya," lanjut dia.

Para emak-emak pendukung pasangan nomor urut 02 tersebut juga dapat mendaftarkan diri pada situs tersebut.

Eka mengatakan, melalui pendaftaran ini, mereka ingin mendata jumlah relawan dari barisan emak-emak.

Ia berharap, para emak-emak pendukung Prabowo-Sandi juga dapat menyosialisasikan situs tersebut.

Acara ini terlihat dihadiri oleh sekitar 100 orang. Terlihat pula Wakil Ketua BPN Rachmawati Soekarno Putri, Pelaksana atau Inisiator Partai Emak-emak Eka Gumilar, Juru Bicara BPN Ferry Julianto, dan Wakil Direktorat Hukum BPN Ferdinand Hutahaean.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Prabowo Pilih Sandiaga Uno

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Mengatasnamakan Diri sebagai Partai Demokrat, Moeldoko dkk Disomasi

Nasional
Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shorcut

Menkes: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah, Jangan Di-shorcut

Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Kontroversi Vaksin Nusantara hingga Dukungan untuk BPOM, Menkes Ingatkan Tak Didebatkan secara Politis

Nasional
Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Larangan Mudik Lebaran 2021 dan Penegasan Jokowi untuk Jaga Keselamatan dari Covid-19

Nasional
Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Menkes Minta Masyarakat Waspadai Tranmisi Lokal Varian Vurus Corona B117

Nasional
Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Masyarakat Diminta Waspada, Kapasitas Vaksinasi Sedang Turun dan Kasus Covid-19 Masih Bertambah

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

[POPULER NASIONAL] Kerasnya Persaingan Mendapatkan Vaksin Covid-19 | Bakamla Tegur Kapal Yunani di Perairan Maluku

Nasional
Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Menkes: Jangan Sampai Vaksinasi Covid-19 Buat Kita Euforia dan Tak Waspada

Nasional
Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Nasional
Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Jozeph Paul Zhang Berani Mengaku Nabi ke-26 dan Menantang Dipolisikan, Diduga karena Tak Ada di Indonesia

Nasional
Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Menkes Minta Perdebatan soal Vaksin Nusantara Berjalan secara Ilmiah, Tidak Politis

Nasional
Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Masyarakat Sudah Euforia, Tidak Waspada

Nasional
UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

UPDATE Bencana di NTT: Korban Hilang Bertambah Satu Orang, Total 48

Nasional
Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Menlu Iran Kunjungi Indonesia Senin Besok, Bertemu Jokowi hingga Menlu Retno

Nasional
Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X