BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Situs Komunitas Partai Emak-emak dan Komunitas Praga

Kompas.com - 07/11/2018, 20:37 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat memberi sambutan dalam acara deklarasi Komunitas Partai Emak-emak, Rabu (7/11/2018). KOMPAS.com/Devina HalimCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat memberi sambutan dalam acara deklarasi Komunitas Partai Emak-emak, Rabu (7/11/2018).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Gerindra sekaligus anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggagas komunitas Partai Emak-emak. Hari ini (7/11/2018), situs komunitas tersebut resmi diluncurkan.

Sandiaga Uno yang menghadiri langsung acara tersebut menuturkan, hal itu untuk mewadahi banyaknya kelompok relawan yang beranggotakan barisan emak-emak.

Komunitas Partai Emak-emak berada di bawah naungan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

"Saking banyaknya (komunitas relawan emak-emak), akhirnya Pak Eka (Gumilar) menggagas satu inovasi yaitu melaunching komunitas Partai Emak-emak ini dalam sebuah website," ujarnya di lokasi acara, di Jalan Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Sandiaga Promosi OK OCE di Hadapan Emak-emak

Situs tersebut dapat diakses pada alamat partaiemakemak.co.id. Isi dari situs tersebut seperti, informasi mengenai dunia emak-emak maupun berita terkait kegiatan kampanye dari pasangan Prabowo-Sandi.

Para emak-emak pendukung pasangan tersebut juga dapat mendaftarkan dirinya di situs tersebut.

Kemudian, pada kesempatan yang sama, pasangan tersebut juga meluncurkan Komunitas Prajurit Garuda (Praga).

Sandi menjelaskan, komunitas tersebut bertugas menebarkan pesan-pesan terkait isu yang menjadi fokus dari pasangan tersebut di media sosial.

Baca juga: Saat Sandiaga Uno Dengar Curhat Emak-emak di Polman soal Banyaknya Utang...

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut menuturkan, pesan yang disampaikan akan terfokus pada isu ekonomi, seperti masalah penyediaan lapangan pekerjaan beserta inovasi kebijakannya.

Selain itu, mereka juga ingin fokus pada masalah harga barang-barang dan mencari cara demi menjaga kestabilan harga bagi masyarakat.

"Kedua, launching komunitas Praga yang akan menjadi prajurit menebarkan pesan-pesan kebaikan, pesan-pesan kedamaian, pesan-pesan yang mempersatukan, yang Pak Prabowo dan Sandi luncurkan, yang fokus di bidang ekonomi," jelas Sandi.

Acara ini terlihat dihadiri oleh sekitar 100 orang. Terlihat pula Wakil Ketua BPN Rachmawati Soekarno Putri, Pelaksana atau Inisiator Partai Emak-emak Eka Gumilar, Juru Bicara BPN Ferry Julianto, dan Wakil Direktorat Hukum BPN Ferdinand Hutahaean.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Jozeph Paul Zhang Diduga Tak di Indonesia, Polri Libatkan Interpol

Nasional
Partisipasi Lansia dalam Vaksinasi Covid-19 Turun, Jauh di Bawah Pelayan Publik

Partisipasi Lansia dalam Vaksinasi Covid-19 Turun, Jauh di Bawah Pelayan Publik

Nasional
Survei LSI: 47,2 Persen PNS Sebut Bagian Pengadaan Paling Sering Terjadi Korupsi

Survei LSI: 47,2 Persen PNS Sebut Bagian Pengadaan Paling Sering Terjadi Korupsi

Nasional
Sebaran 4.585 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 950 Kasus

Sebaran 4.585 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 950 Kasus

Nasional
UPDATE 18 April: 5.900.242 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 18 April: 5.900.242 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 18 April: Ada 105.859 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 April: Ada 105.859 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 April: Pemerintah Periksa 38.619 Spesimen dalam Sehari, Total 13.815.429

UPDATE 18 April: Pemerintah Periksa 38.619 Spesimen dalam Sehari, Total 13.815.429

Nasional
UPDATE 18 April: Ada 61.694 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 April: Ada 61.694 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 April: Bertambah 96, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 43.424

UPDATE 18 April: Bertambah 96, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 43.424

Nasional
UPDATE 18 April: Bertambah 4.873, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.455.065

UPDATE 18 April: Bertambah 4.873, Pasien Sembuh dari Covid-19 Mencapai 1.455.065

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.585, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.604.348

UPDATE: Bertambah 4.585, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.604.348

Nasional
ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

Nasional
Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Nasional
Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Nasional
Menkes: Vaksin Covid-19 Jadi Rebutan Seluruh Negara, Makin Lama Kian Keras

Menkes: Vaksin Covid-19 Jadi Rebutan Seluruh Negara, Makin Lama Kian Keras

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X