Nyanyi Lagu Koes Ploes, Sandiaga Curhat Tak Punya Survei dan Uang

Kompas.com - 07/11/2018, 12:15 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno, bernyanyi lagu Koes Ploes di Hutan Kota Sangga Buana, Lebak Bulus, Rabu (6/11/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno, bernyanyi lagu Koes Ploes di Hutan Kota Sangga Buana, Lebak Bulus, Rabu (6/11/2018).
Penulis Jessi Carina
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno curhat mengenai kondisinya dalam Pemilihan Presiden 2019 lewat lagu Koes Ploes berjudul "Bujangan". Lagu ini dia nyanyikan ketika berkunjung ke Hutan Kota Sangga Buana di Jalan Tamansari II, Lebak Bulus, Rabu (6/11/2018).

Sandiaga curhat mengenai kondisi pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang kalah unggul dalam survei. Selain itu, dia juga curhat tentang dana kampanyenya.

"Hati senang walaupun tak punya survei, hati senang walaupun kampanye tanpa uang," kata Sandi.

Sandiaga menyanyikannya sambil tertawa. Usai bernyanyi, dia mengatakan lagu tersebut sangat pas untuknya.

Baca juga: Sandiaga: Ingat Kampanye Teletubbies, Torang Semua Bersaudara...

"Tapi ini benar, hati senang walaupun tak punya uang. Ini sekarang di ujung-ujung kampanye, tak punya uang," kata Sandiaga.

Beberapa wakyu lalu, Sandiaga pernah mengaku sedih karena dana kampanye yang terkumpul sedikit. Badan Pemenangan Nasional pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dana awal kampanye untuk Pilpres 2019 sebesar Rp 2 miliar.

Sementara, dana kampanye pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin lebih besar yaitu Rp 11 miliar.

Terkait survei, Sandiaga juga pernah meminta relawannya tidak memercayai survei yang dilakukan pihak luar.

Sandiaga mengklaim pihaknya sudah melakukan survei internal. Menurut dia, hasil survei internal itu menunjukkan hasil yang berbeda dengan hasil survei sejumlah lembaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Sepakati Anggaran PEN 2022 Rp 451 Triliun

Pemerintah Sepakati Anggaran PEN 2022 Rp 451 Triliun

Nasional
UPDATE 16 Januari: 10 Provinsi di Indonesia Laporkan Nol Kasus Covid-19

UPDATE 16 Januari: 10 Provinsi di Indonesia Laporkan Nol Kasus Covid-19

Nasional
Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Nasional
Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Nasional
Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

Nasional
UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

Nasional
Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Nasional
UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

Nasional
Wapres Minta Pelaku Kejahatan Seksual Dihukum Seberat-beratnya

Wapres Minta Pelaku Kejahatan Seksual Dihukum Seberat-beratnya

Nasional
UPDATE 16 Januari: Bertambah 3, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.170 Jiwa

UPDATE 16 Januari: Bertambah 3, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.170 Jiwa

Nasional
Ingatkan Peningkatan Kasus Covid-19, Luhut Sebut Transmisi Lokal Lebih Tinggi

Ingatkan Peningkatan Kasus Covid-19, Luhut Sebut Transmisi Lokal Lebih Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Januari: Bertambah 855, Kini Ada 4.271.649 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Januari: Bertambah 855, Kini Ada 4.271.649 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Wapres Minta Warga Tidak Pergi ke Luar Negeri Dulu

Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Wapres Minta Warga Tidak Pergi ke Luar Negeri Dulu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.