Kompas.com - 07/11/2018, 11:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noor tidak membantah bahwa ada keuntungan bagi partainya setelah Yusril Ihza Mahendra menerima tawaran menjadi pengacara capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ferry mengatakan, kini partainya kembali menjadi pembicaraan khalayak.

"Yang jelas hari ini berita begitu banyak baik pro dan kontra, sehingga sekarang PBB disebut-sebut lagi. Jadi PBB viral lagi, itu hal positif," ujar Ferry ketika dihubungi, Rabu (6/11/2018).

Ferry berharap, publikasi ini membawa imbas positif bagi PBB.

Baca juga: Yusril Jadi Pengacara Jokowi, PBB Masih Buka Kemungkinan Dukung Prabowo

Meski demikian, dia belum bisa memastikan apakah akan berdampak kepada perolehan suara PBB.

Ferry mengatakan, setidaknya sudah dua periode ini PBB tidak mendapatkan kursi di parlemen.

Dia berharap, PBB akhirnya bisa masuk lagi ke parlemen pada Pemilihan Legislatif 2019.

"Walaupun survei selalu mengatakan bahwa PBB tidak lolos, tetapi kami punya keyakinan," kata dia.

Yusril jadi pengacara Jokowi-Ma'ruf

Sebelumnya, pengacara Yusril Ihza Mahendra bersedia menerima tawaran menjadi kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Yusril mengatakan, ia bersedia menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf atas tawaran Erick Thohir, yang merupakan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Namun, menurut Yusril, Erick Thohir sama sekali tak menyinggung soal dukungan PBB di Pilpres saat membicarakan tawaran itu.

"Pak Erick bilang, 'Yang penting Pak Yusrilnya'. Masalah PBB sama sekali tidak disinggung dalam pembicaraan dengan Pak Erick," kata Yusril.

Menurut Yusril, PBB sampai saat ini belum memutuskan memberikan dukungan Jokowi-Ma'ruf atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Kalau memberi dukungan, sifatnya informal. Masalah itu akan dibahas dan diputuskan bulan Desember nanti dalam Rakornas PBB," kata Ketua Umum PBB ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.