Jokowi: Tarif MRT Rp 8.000-Rp 9.000

Kompas.com - 06/11/2018, 11:33 WIB
Presiden Joko Widodo, Selasa (6/11/2018) pagi, menjajal moda transportasi Mass Rapid Transit. Presiden berangkat dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan naik ke kereta MRT sampai ke depo Lebak Bulus. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo, Selasa (6/11/2018) pagi, menjajal moda transportasi Mass Rapid Transit. Presiden berangkat dari stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan naik ke kereta MRT sampai ke depo Lebak Bulus.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo menjajal mass rapid transit ( MRT) Jakarta dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia ke Depo Lebak Bulus, Selasa (6/11/2018) pagi. Selama perjalanan di kereta MRT sekitar 30 menit, Jokowi sempat mendiskusikan tarif moda transportasi tersebut bersama sejumlah pejabat terkait yang mendampingi.

Hadir di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, dan Dirut MRT Jakarta William P. Sabandar.

"Di kereta tadi dibicarakan mengenai tarif berapa. Kurang lebih Rp 8.000-Rp 9.000," kata Jokowi kepada wartawan di Depo Lebak Bulus.

Baca juga: Jokowi Jajal MRT dari Bundaran HI ke Lebak Bulus

Jokowi menyebut, progres proyek MRT saat ini sudah 97 persen. Ia menargetkan MRT Jakarta ini bisa beroperasi dan dipakai masyarakat pada Maret 2019. Dia yakin, dengan adanya MRT Jakarta akan memberikan dampak ekonomi yang besar.

"Masyarakat akan lebih efisien. Yang jelas lebih efisien," tuturnya. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menegaskan beroperasinya MRT Jakarta harus terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti transJakarta, kereta bandara, angkutan kota, hingga light rail transit (LRT) yang kini juga terus dikebut pengerjaannya. 

"Kalau semua terintegrasi mengurangi kemacetan, mengurangi kendaraan pribadi," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Stunting Tinggi, Jokowi Minta Seluruh Daerah Beri Perhatian

Angka Stunting Tinggi, Jokowi Minta Seluruh Daerah Beri Perhatian

Nasional
LaporCovid-19 Terima 34 Laporan Kasus Pasien Ditolak Rumah Sakit karena Penuh

LaporCovid-19 Terima 34 Laporan Kasus Pasien Ditolak Rumah Sakit karena Penuh

Nasional
BNPB: 2 Orang Meninggal akibat Banjir di Manado

BNPB: 2 Orang Meninggal akibat Banjir di Manado

Nasional
Eks Direktur Garuda Indonesia Didakwa Terima Suap Terkait Pengadaan Pesawat

Eks Direktur Garuda Indonesia Didakwa Terima Suap Terkait Pengadaan Pesawat

Nasional
Potensi Aset Rp 2.000 Triliun Per Tahun, Jokowi Ingin Pemanfaatan Wakaf Diperluas

Potensi Aset Rp 2.000 Triliun Per Tahun, Jokowi Ingin Pemanfaatan Wakaf Diperluas

Nasional
Masuknya Warga Negara China ke Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Masuknya Warga Negara China ke Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Wapres Berharap Indonesia Beri Contoh Pengelolaan Wakaf yang Produktif

Wapres Berharap Indonesia Beri Contoh Pengelolaan Wakaf yang Produktif

Nasional
Rumah Sakit Penuh, Pemerintah dan Satgas Covid-19 Didesak Cari Solusi

Rumah Sakit Penuh, Pemerintah dan Satgas Covid-19 Didesak Cari Solusi

Nasional
Ramai Hoaks Soal Vaksin, Pemerintah Minta Masyarakat Cari Sumber Resmi

Ramai Hoaks Soal Vaksin, Pemerintah Minta Masyarakat Cari Sumber Resmi

Nasional
Kerugian akibat Banjir Kalimantan Selatan Diperkirakan Rp 1,349 Triliun

Kerugian akibat Banjir Kalimantan Selatan Diperkirakan Rp 1,349 Triliun

Nasional
Polri Terima Informasi Komjen Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri Hari Rabu

Polri Terima Informasi Komjen Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri Hari Rabu

Nasional
Jokowi: Anggaran Rp 372,3 Triliun Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

Jokowi: Anggaran Rp 372,3 Triliun Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

Nasional
YLBHI: Penanganan Pandemi Buruk, tetapi Masyarakat yang Kerap Disalahkan

YLBHI: Penanganan Pandemi Buruk, tetapi Masyarakat yang Kerap Disalahkan

Nasional
Jokowi: Meski Vaksinasi Sudah Dimulai, Protokol Kesehatan Jangan Ditinggalkan

Jokowi: Meski Vaksinasi Sudah Dimulai, Protokol Kesehatan Jangan Ditinggalkan

Nasional
Kelola Wakaf Uang, Wapres Minta Para Penerima dan Pengelola Miliki Standardisasi

Kelola Wakaf Uang, Wapres Minta Para Penerima dan Pengelola Miliki Standardisasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X