Bertemu Jokowi, Pemuda Pancasila Tegaskan Netral di Pilpres

Kompas.com - 05/11/2018, 14:16 WIB
Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosoemarno usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/11/2018). Kompas.com/IhsanuddinKetua Umum Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosoemarno usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/11/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pemuda Pancasila menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (5/10/2018) siang ini.

Namun, Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto S Soerjosoemarno menegaskan, organisasinya netral di Pemilihan Presiden 2019.


"Kita enggak ada, kan bebas, anggota saya ada di mana-mana," kata Yapto usai pertemuan tertentu dengan Presiden Jokowi.

"Anggota saya ada yang di Gerindra. Ada yang di PPP, ada yang di Golkar dukung beliau," tambah dia.

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu Pemuda Pancasila di Istana

Jika Pemuda Pancasila berpihak kepada salah satu calon, menurut dia, organisasinya akan membuat masyarakat Indonesia semakin terpecah-belah.

"Saya tidak mau Pemuda Pancasila pecah. Biarkan mereka mempunyai pilihannya masing-masing," ujar Yapto.

Menurut dia, Pemuda Pancasila justru ingin membantu mewujudkan Pilpres 2019 yang damai dan sejuk. Hal itu juga turut dibahas saat bertemu Presiden Jokowi.

"Presiden mengingatkan bahwasanya bangsa kita harus bersatu, bersama-sama maju ke depan. Jadi jangan kita ini, karena hoaks ribut. Kita punya banyak tantangan ke depan," ujar Japto.

Pada pertemuan ini, Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara Yapto ditemani sejumlah pengurus Pemuda Pancasila.

Pengurus Pemuda Pancasila yang ikut hadir antara lain Waketum Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Yorrys Raweyai.

Pertemuan berlangsung tertutup dari media.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X