Ma'ruf: Di Indonesia Banyak Al Makiyun, Bukan Ahli Mekah tetapi Ahli Memaki

Kompas.com - 04/11/2018, 19:22 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 1, Maruf Amin, ketika meresmikan Rumah Aspirasi di Jalan Proklamasi, Minggu (4/11/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 1, Maruf Amin, ketika meresmikan Rumah Aspirasi di Jalan Proklamasi, Minggu (4/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin melontarkan istilah Al Makiyun saat meresmikan Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Ma'ruf mengatakan istilah itu adalah untuk orang yang suka memaki.

"Di Indonesia banyak Al Makiyun. Bukan ahli Mekah tapi ahli maki-maki," ujar Ma'ruf, Minggu (4/11/2018).

Istilah itu diungkapkan ketika Ma'ruf berkomentar tentang peluncuran Rumah Aspirasi. Dia berharap rumah itu bisa menjadi wadah komunikasi masyarakat dengan cara-cara positif. Tentunya bukan dengan interaksi yang tidak santun.

"Ya kan jangan sampai ada komunikasinya menggunakan cara maki-maki tapi cara yang santun. Nah kita nanti di Rumah Aspirasi ini kita bangun sistem komunikasi yang baik itu seperti apa sebagai sesama bangsa," kata Ma'ruf.

Baca juga: Rumah Aspirasi Jokowi-Maruf Dibuka untuk Umum, Apa Saja Kegiatannya?

Ma'ruf tidak menyebutkan siapa yang dimaksud gemar memaki-maki.

"Saya enggak mau ikut beri komentar lah. Masyarakat saja yang menilai," kata Ma'ruf.

Adapun, Rumah Aspirasi rencananya menjadi ruang interaksi publik yang bisa didatangi masyarakat.

Wakil Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Deddy Sitorus, yang juga merupakan Kepala Kantor Rumah Aspirasi mengatakan banyak kegiatan yang dilakukan di rumah itu. Rumah tersebut akan dibuka setiap Selasa sampai Minggu.


Terkini Lainnya

Mucikari Tawar Rp 25 Juta, Artis VA Minta Rp 35 Juta

Mucikari Tawar Rp 25 Juta, Artis VA Minta Rp 35 Juta

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Raja Arab Saudi Dibunuh Keponakan | Rusia Kirim Tentara ke Venezuela

[POPULER INTERNASIONAL] Raja Arab Saudi Dibunuh Keponakan | Rusia Kirim Tentara ke Venezuela

Internasional
Ma'ruf Amin: Jangan Mau Dipengaruhi supaya Tak Datang ke TPS

Ma'ruf Amin: Jangan Mau Dipengaruhi supaya Tak Datang ke TPS

Nasional
[BERITA POPULER] Survei Vox Populi: Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen | Kisah Raja Faisal Dibunuh Keponakan

[BERITA POPULER] Survei Vox Populi: Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen | Kisah Raja Faisal Dibunuh Keponakan

Nasional
Target Suara Capres, 'PR' untuk Timses

Target Suara Capres, "PR" untuk Timses

Nasional
Hari Ketiga Kampanye, Prabowo Bertolak ke Bali dan NTB, Sandiaga di Lamongan

Hari Ketiga Kampanye, Prabowo Bertolak ke Bali dan NTB, Sandiaga di Lamongan

Nasional
Ketika Sandiaga Curhat soal Pengalaman Jadi Pengangguran Sebelum Berwirausaha

Ketika Sandiaga Curhat soal Pengalaman Jadi Pengangguran Sebelum Berwirausaha

Regional
Surya Paloh: Indonesia Butuh Jokowi

Surya Paloh: Indonesia Butuh Jokowi

Regional
Pesawat British Airways Salah Mendarat 800 Kilometer dari Kota Tujuan

Pesawat British Airways Salah Mendarat 800 Kilometer dari Kota Tujuan

Internasional
Kuasa Hukum Pastikan Penahanan Jokdri Bukan karena Terlibat Pengaturan Skor

Kuasa Hukum Pastikan Penahanan Jokdri Bukan karena Terlibat Pengaturan Skor

Megapolitan
Toilet Pengompos hingga Bioplastik, Solusi Pemulihan Citarum yang  Ditawarkan LIPI

Toilet Pengompos hingga Bioplastik, Solusi Pemulihan Citarum yang Ditawarkan LIPI

Regional
Biografi Tokoh Dunia: Jules Verne, Pelopor Novel Fiksi Ilmiah

Biografi Tokoh Dunia: Jules Verne, Pelopor Novel Fiksi Ilmiah

Internasional
Kuasa Hukum: Tak Sepatutnya Jokdri Ditahan, Ini Alasan Subjektif Penyidik

Kuasa Hukum: Tak Sepatutnya Jokdri Ditahan, Ini Alasan Subjektif Penyidik

Megapolitan
Satu Lagi Terduga Teroris Jaringan Sibolga Ditangkap

Satu Lagi Terduga Teroris Jaringan Sibolga Ditangkap

Nasional
Berkenalan dengan Barbie di Facebook, Pria di Depok Babak Belur dan Diperas

Berkenalan dengan Barbie di Facebook, Pria di Depok Babak Belur dan Diperas

Megapolitan

Close Ads X