BERITA POPULER: Lomba Tempe Sandiaga-Jokowi hingga Eksekusi Mati TKI

Kompas.com - 01/11/2018, 06:36 WIB
Calon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Rhoma for PAS di markas Soneta Records di Jalan Tole Iskandar Nomor 41, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARCalon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Rhoma for PAS di markas Soneta Records di Jalan Tole Iskandar Nomor 41, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018).

KOMPAS.com - Berita apa saja yang menarik perhatian pembaca Kompas.com sepanjang Rabu (31/101/2018) kemarin?

Simak berita terpopuler Kompas.com tersebut dalam rangkuman artikel berikut ini.

1. Ajakan lomba tempe

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengajak calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi untuk lomba mencari bentuk tempe di seluruh pasar di Indonesia.

"Sekarang kita lakukan pencarian tempe seperti apa ke depan. Ini menarik, karena kita mengerucutkan pemilu ini ke satu diskursus ke makanan yang paling favorit di Indonesia," kata Sandiaga di Gedung Serbaguna Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

Tantangan ini, menurut dia, untuk mengetahui fakta di pasar soal ukuran tempe. Beberapa waktu lalu, Sandiaga mengatakan bahwa ibu-ibu mengeluh karena ukuran tempe semakin kecil.

Sementara itu, dari blusukannya di Bogor, Selasa (30/10/2018) malam, Jokowi memborong tempe berukuran besar. Capres petahana itu memastikan bahwa harga kebutuhan pokok terkendali.

Baca juga: Sandiaga Ajak Jokowi Lomba Cari Ukuran Tempe di Seluruh Indonesia

2. Direktur Teknik Lion Air dicopot

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air Muhammad Asif dan perangkat yang berkaitan dengan penerbangan pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

Budi mengatakan, pemberhentian itu dilakukan untuk kemudahan pemeriksaan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atas musibah jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air.

"Untuk mempermudah dilakukan pemeriksaan, Direktur Teknik dibebastugaskan agar pemeriksaan dilakukan dengan baik dan terang benderang prosedur apa yang benar dan yang salah," kata Budi.

Baca juga: Ini Alasan Menhub Bebas Tugaskan Direktur Teknik Lion Air

3. Jokowi sesalkan eksekusi mati TKI

Pemerintah Indonesia menyesalkan eksekusi mati yang dilakukan Arab Saudi terhadap tenaga kerja Indonesia asal Majalengka, Tuti Tursilawati.

Presiden Joko Widodo mengatakan, eksekusi tersebut dilakukan Arab Saudi tanpa memberi notifikasi terlebih dahulu kepada Indonesia.

"Memang itu patut kita sesalkan. Saya sudah berkali-kali setiap bertemu, baik dengan Sri Baginda Raja Salman, dengan Pangeran Muhammad bin Salman, terakhir dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, saya ulang-ulang terus," kata Jokowi.

Eksekusi mati terhadap Tuti dilakukan pada Senin (29/10/2018) di Kota Taif. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah memanggil Duta Besar Arab Saudi di Jakarta pada Selasa (30/10/2018), untuk menyampaikan protes secara langsung.

Baca juga: Presiden Jokowi Sesalkan Eksekusi Mati Tuti Tanpa Notifikasi dari Arab Saudi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga: Pemanfaatan Teknologi Digital oleh Pelaku UMKM Masih Terkendala

Airlangga: Pemanfaatan Teknologi Digital oleh Pelaku UMKM Masih Terkendala

Nasional
Mendagri Tegur Pemkot Bandar Lampung Karena Realisasi NPHD Macet

Mendagri Tegur Pemkot Bandar Lampung Karena Realisasi NPHD Macet

Nasional
BNPB Ingatkan Pulau Jawa Waspadai Fenomena Banjir dan Longsor

BNPB Ingatkan Pulau Jawa Waspadai Fenomena Banjir dan Longsor

Nasional
Teten Masduki Sebut UU Cipta Kerja Jamin Sertifikasi Halal untuk UMKM Tanpa Biaya

Teten Masduki Sebut UU Cipta Kerja Jamin Sertifikasi Halal untuk UMKM Tanpa Biaya

Nasional
Setahun Wapres Ma'ruf Amin: Fokus Ekonomi Syariah dan Stunting, Apa Saja Hasilnya?

Setahun Wapres Ma'ruf Amin: Fokus Ekonomi Syariah dan Stunting, Apa Saja Hasilnya?

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf, PDI-P: Pandemi Covid-19 Tantangan Berat yang Tak Terbayangkan

Setahun Jokowi-Ma'ruf, PDI-P: Pandemi Covid-19 Tantangan Berat yang Tak Terbayangkan

Nasional
Jelang Libur Panjang, Mendagri Disebut Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Jelang Libur Panjang, Mendagri Disebut Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Ada yang Ragukan Vaksin Covid-19 dari China, Ini Tanggapan Kemenkes

Ada yang Ragukan Vaksin Covid-19 dari China, Ini Tanggapan Kemenkes

Nasional
Pemerintah Klaim UU Cipta Kerja Perkuat Pelaku UMKM

Pemerintah Klaim UU Cipta Kerja Perkuat Pelaku UMKM

Nasional
Mobile JKN, Jawaban Kemudahan Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Mobile JKN, Jawaban Kemudahan Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

BrandzView
BNPB: Waspada, Wilayah Sulawesi Berpotensi Dilanda La Nina

BNPB: Waspada, Wilayah Sulawesi Berpotensi Dilanda La Nina

Nasional
Konfederasi Persatuan Buruh Kritik Klaim Menaker soal Pekerja Kontrak

Konfederasi Persatuan Buruh Kritik Klaim Menaker soal Pekerja Kontrak

Nasional
KBRI Abu Dhabi: Jalan Presiden Joko Widodo Pererat Hubungan RI-UEA

KBRI Abu Dhabi: Jalan Presiden Joko Widodo Pererat Hubungan RI-UEA

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf dan Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja...

Setahun Jokowi-Ma'ruf dan Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja...

Nasional
MUI Sebut Jokowi Tak Bisa Terbitkan Perppu Cipta Kerja, KASBI: Presiden Tak Perlu Gengsi

MUI Sebut Jokowi Tak Bisa Terbitkan Perppu Cipta Kerja, KASBI: Presiden Tak Perlu Gengsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X