POPULER NASIONAL: Sandiaga Tantang Jokowi soal Ukuran Tempe hingga Sinyal Kotak Hitam Lion Air JT 610

Kompas.com - 01/11/2018, 05:23 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salihuddin Uno menyampaikan hasil blusukannya di Parung Panjang kepada wartawan di kompleks rumah anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salihuddin Uno menyampaikan hasil blusukannya di Parung Panjang kepada wartawan di kompleks rumah anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah berita mendapatkan respons dari pembaca halaman Nasional Kompas.com sepanjang Rabu (31/10/2018).

Isu yang mendominasi di antaranya eksekusi mati TKI Tuti Tursilawati di Arab Saudi, tantangan Sandiaga kepada Jokowi untuk berburu ukuran tempe di seluruh Indonesia, hingga perkembangan pencarian black box atau kotak hitam serta badan pesawat Lion Air JT 610.

Upaya pencarian Lion Air JT 610 mulai menemukan titik terang setelah sinyal kotak hitam terdeteksi oleh Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Berikut sejumlah berita populer Nasional sepanjang Rabu hingga Kamis (1/11/2018) pagi ini:

1. Sandiaga tantang Jokowi lomba cari ukuran tempe

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menantang petahana, capres nomor urut 01, Joko Widodo. Tantangannya, Sandiaga mengajak Jokowi berlomba mencari ukuran tempe di seluruh Indonesia.

Sandiaga menyampaikan tantangan setelah Jokowi menyebutkan bahwa yang ia temukan saat blusukan ke Pasar Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018) adalah tempe yang berukuran tebal.

Pernyataan Jokowi ini menyindir Sandiaga yang sebelumnya pernah mengatakan bahwa tempe kini setipis kartu ATM karena lonjakan harga berbagai kebutuhan pokok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selengkapnya, baca di sini

2. Jokowi sesalkan eksekusi mati Tuti tanpa notifikasi

Presiden Joko Widodo menyesalkan eksekusi mati yang dilakukan Arab Saudi terhadap tenaga kerja Indonesia asal Majalengka, Tuti Tursilawati.

Sebab, eksekusi tersebut dilakukan Arab Saudi tanpa memberi notifikasi terlebih dahulu kepada Pemerintah Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Azis Syamsuddin Bantah Punya 8 Orang di KPK yang Bisa Dikendalikan

Azis Syamsuddin Bantah Punya 8 Orang di KPK yang Bisa Dikendalikan

Nasional
Pemerintah Berencana Naikkan Upah Minimum 2022, Puan: Harus Bisa Penuhi Kebutuhan Rakyat

Pemerintah Berencana Naikkan Upah Minimum 2022, Puan: Harus Bisa Penuhi Kebutuhan Rakyat

Nasional
Ini 3 Kriteria Benda Sitaan yang Dapat Dilelang KPK Sejak Kasus dalam Penyidikan

Ini 3 Kriteria Benda Sitaan yang Dapat Dilelang KPK Sejak Kasus dalam Penyidikan

Nasional
Jusuf Kalla: Kemenag Bukan Hanya untuk NU, tetapi Seluruh Agama dan Organisasi Keagamaan

Jusuf Kalla: Kemenag Bukan Hanya untuk NU, tetapi Seluruh Agama dan Organisasi Keagamaan

Nasional
KPK Apresiasi Terbitnya PP Nomor 105 Tentang Lelang Benda Sitaan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

KPK Apresiasi Terbitnya PP Nomor 105 Tentang Lelang Benda Sitaan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Nasional
Minta Yaqut Klarifikasi, Ketua Komisi VIII: Kemenag Sudah 'On The Track', Jangan Cederai

Minta Yaqut Klarifikasi, Ketua Komisi VIII: Kemenag Sudah "On The Track", Jangan Cederai

Nasional
Sejarah Lahirnya Kementerian Agama di Indonesia...

Sejarah Lahirnya Kementerian Agama di Indonesia...

Nasional
Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Berdasarkan Aturan Terbaru

Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Berdasarkan Aturan Terbaru

Nasional
YLKI Minta Syarat Wajib Tes PCR untuk Naik Pesawat Dibatalkan, Ini Respons Kemenkes

YLKI Minta Syarat Wajib Tes PCR untuk Naik Pesawat Dibatalkan, Ini Respons Kemenkes

Nasional
Kemenag Hadiah untuk NU, Sekjen PBNU: Dengan Segala Hormat, Menag Kurang Bijaksana...

Kemenag Hadiah untuk NU, Sekjen PBNU: Dengan Segala Hormat, Menag Kurang Bijaksana...

Nasional
KSAU: AUKUS Dapat Tingkatkan Ketegangan Militer dan Lomba Senjata Nuklir di Kawasan

KSAU: AUKUS Dapat Tingkatkan Ketegangan Militer dan Lomba Senjata Nuklir di Kawasan

Nasional
Ketua Komisi VIII DPR Minta Menag Hindari Pernyataan yang Kontraproduktif dan Bikin Gaduh

Ketua Komisi VIII DPR Minta Menag Hindari Pernyataan yang Kontraproduktif dan Bikin Gaduh

Nasional
Kontras Desak Menteri Yaqut Minta Maaf Atas Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Kontras Desak Menteri Yaqut Minta Maaf Atas Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Nasional
Menag Yaqut Tegaskan Kemenag Bukan hanya untuk NU

Menag Yaqut Tegaskan Kemenag Bukan hanya untuk NU

Nasional
Jokowi Teken PP, KPK Kini Bisa Lelang Benda Sitaan Sejak Kasus dalam Penyidikan

Jokowi Teken PP, KPK Kini Bisa Lelang Benda Sitaan Sejak Kasus dalam Penyidikan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.