Kompas.com - 27/10/2018, 15:38 WIB
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.

SURABAYA, KOMPAS.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Sabtu (27/10/2018) siang, resmi dibuka.

Rakernas yang digelar di Hotel Empire Palace, Kota Surabaya dibuka Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf sekaligus Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dengan simbolisasi pemukulan gong.

Turut mendampingi Kalla saat memukul gong, yakni Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua TKN Erick Thohir.

Dalam pidatonya, Kalla berpesan, Rakernas TKN ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk merancang strategi dan taktik demi memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam pemilihan presiden 2019.

"Tim harus mempersiapkan. Kalau tim sukses kurang, tentu akan menimbulkan masalah ya," ujar Kalla.

Baca juga: Rieke Diah Pitaloka Deklarasi Relawan Alpha Zona Papua Dukung Jokowi-Maruf

Ia mengatakan, kompetisi dalam pemilu sama dengan permainan bulutangkis. Pemain harus mempersiapkan strategi agar tetap tampil prima dan segala pukulan tepat sasaran seluruhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita bisa dapat poin apabila smash kita betul-betul tepat sasaran dan bola tidak bisa diambil lawan. Tapi kalau smash kita nyangkut di net, atau out, poin diambil lawan. Artinya, pemenang adalah pemain yang memukul dengan baik dan tidak membuat kesalahan," ujar Kalla.

"Setiap kesalahan kita adalah poin untuk lawan dan setiap kesalahan lawan adalah poin bagi kita," lanjut dia.

Rakernas TKN Jokowi-Ma'ruf dihadiri lebih dari 1.100 orang yang terdiri dari tim kampanye nasional dan tim kampanye daerah kota/ kabupaten. Kelompok relawan Jokowi-Ma'ruf juga hadir dalam Rakernas ini.

Selain Kalla sebagai pembuka, Jokowi juga dijadwalkan hadir dalam Rakernas, yakni sebagai pemberi pembekalan. Jokowi hadir pada Minggu (28/10/2018) pukul 09.00 WIB. Adapun, Rakernas ditutup oleh cawapres nomor urut 1 Ma'ruf Amin pada Minggu pukul 11.30 WIB.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi 'Koki' MA

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi "Koki" MA

Nasional
Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Nasional
Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Nasional
Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Nasional
Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Nasional
Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Nasional
Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Nasional
Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Nasional
Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Nasional
Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Nasional
Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Nasional
Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Duduk Perkara Pembunuhan dan Penganiayaan Nakes di Papua...

Nasional
Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Menkes Sebut Testing Covid-19 Capai 4 Kali Lipat dari Standar WHO

Nasional
Dewas Dinilai Punya Tanggung Jawab Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

Dewas Dinilai Punya Tanggung Jawab Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara Pidana

Nasional
Batasi Akses Masuk ke RI, Luhut: Jalur Laut hanya via Batam dan Tanjung Pinang

Batasi Akses Masuk ke RI, Luhut: Jalur Laut hanya via Batam dan Tanjung Pinang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.