KILAS

Digelar di Manado, Acara Revolusi Mental Dihadiri 15.000 Peserta

Kompas.com - 26/10/2018, 20:23 WIB
Suasana Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental, Jumat (26/10/2018), di Manado, Sulawesi Utara.KOMPAS.com/HARIS PRAHARA Suasana Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental, Jumat (26/10/2018), di Manado, Sulawesi Utara.


MANADO, KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2018 di Manado, Sulawesi Utara, pada 26-28 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut dihadiri sedikitnya 15.000 peserta, yang berasal dari Kemenko PMK dan kementerian terkait, 34 pemerintah provinsi, BUMN dan BUMD, akademisi, dan Gugus Tugas Revolusi Mental.

Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain pemutaran film bertema revolusi mental, rembuk nasional, pameran inovasi layanan publik, dan karnaval.

Dalam sambutannya, Menko PMK Puan Maharani mengatakan, ajang itu penting untuk menekankan pentingnya revolusi mental sebagai fondasi pembangunan bangsa.


Baca juga: Menko PMK Resmikan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental

"Gerakan Nasional Revolusi Mental pada intinya adalah sebuah gerakan menghilangkan penghambat kemajuan dan membangun peradaban bangsa yang lebih baik," ujarnya, Jumat sore.

Ia melanjutkan, pemerintah telah berupaya mewujudkan praktik pembangunan budaya berkemajuan itu melalui berbagai hal.

Misalnya saja, dalam hal pelayanan publik. Menurut Puan, birokrasi melayani bukan lagi sebuah mimpi.

"Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat membutuhkan komitmen tinggi dari para aparatur negara. Kini, sudah mulai terlihat perubahan," tuturnya.

Menko PMK Puan Maharani membuka Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (26/10/2018).KOMPAS.com/HARIS PRAHARA Menko PMK Puan Maharani membuka Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (26/10/2018).

Selain itu, Puan juga berharap, setiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah tak cepat puas dengan perbaikan layanan yang ada.

"Kita perlu jadikan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental ini sebagai momentum penting untuk melahirkan berbagai inovasi kreatif dalam pelayanan publik yang prima," tuntas Puan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri, yaitu Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional
Dukung Ma'ruf Amin, Ketua PWNU Jatim Sebut Masa Depan Negara di Tangan NU

Dukung Ma'ruf Amin, Ketua PWNU Jatim Sebut Masa Depan Negara di Tangan NU

Regional
Akar Masalah Mandeknya Dunia Riset Tanah Air Dinilai Belum Tersentuh Kedua Paslon

Akar Masalah Mandeknya Dunia Riset Tanah Air Dinilai Belum Tersentuh Kedua Paslon

Nasional
Menyangkut Masa Depan Bangsa, Pengamat Kecewa Imunisasi Tak Dibicarakan di Debat Ketiga

Menyangkut Masa Depan Bangsa, Pengamat Kecewa Imunisasi Tak Dibicarakan di Debat Ketiga

Nasional
Pengungsi Banjir Bandang di Jayapura Butuh Selimut dan Tenda

Pengungsi Banjir Bandang di Jayapura Butuh Selimut dan Tenda

Regional
Terbukti Bersalah, Mantan Direktur Keuangan Pertamina Tak Dihukum Uang Pengganti

Terbukti Bersalah, Mantan Direktur Keuangan Pertamina Tak Dihukum Uang Pengganti

Nasional
Atasi Pengangguran, Kedua Paslon Dinilai Tak Manfaatkan Infrastruktur yang Ada

Atasi Pengangguran, Kedua Paslon Dinilai Tak Manfaatkan Infrastruktur yang Ada

Nasional
2 Jenazah WNA Malaysia Korban Longsoran Air Terjun di Lombok Dipulangkan

2 Jenazah WNA Malaysia Korban Longsoran Air Terjun di Lombok Dipulangkan

Regional
Korban Ungkap Teroris di Selandia Baru Bingung dengan Denah Masjid

Korban Ungkap Teroris di Selandia Baru Bingung dengan Denah Masjid

Internasional
Ketika Matematika Digunakan untuk Menangani Wabah Penyakit

Ketika Matematika Digunakan untuk Menangani Wabah Penyakit

Edukasi
Polisi Tangkap 2 Penjambret Mahasiswi di Kupang, 1 Pelaku Ditembak

Polisi Tangkap 2 Penjambret Mahasiswi di Kupang, 1 Pelaku Ditembak

Regional
KPK Temukan Uang di Ruangan Menterinya, Ini Tanggapan Kementerian Agama

KPK Temukan Uang di Ruangan Menterinya, Ini Tanggapan Kementerian Agama

Nasional
Menurut Pengamat, Ini Alasan Mengapa Ma'ruf Tampil 'di Luar Ekspektasi' saat Debat Ketiga

Menurut Pengamat, Ini Alasan Mengapa Ma'ruf Tampil "di Luar Ekspektasi" saat Debat Ketiga

Nasional
Kekerasan Seksual Itu Bernama 'Revenge Porn', Apa Itu? Ini 6 Tandanya

Kekerasan Seksual Itu Bernama "Revenge Porn", Apa Itu? Ini 6 Tandanya

Edukasi
Banjir di Gunungkidul, Puluhan Kepala Keluarga Masih Mengungsi

Banjir di Gunungkidul, Puluhan Kepala Keluarga Masih Mengungsi

Regional

Close Ads X