Bangun Hunian Sementara di Sulteng, Pemerintah Terbuka untuk Bantuan Internasional

Kompas.com - 25/10/2018, 19:46 WIB
Menko Polhukam Wiranto usai rapat koordinasi penanganan bencana Sulteng di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (25/10/2016) Kompas.com/YOGA SUKMANAMenko Polhukam Wiranto usai rapat koordinasi penanganan bencana Sulteng di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (25/10/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tidak menutup pintu bantuan dari negara lain untuk korban bencana di Sulawesi tengah pasca berakhirnya masa tanggap darurat.

Rencananya pemerintah akan mengakhiri masa tanggap darurat bencana di Sulawesi Tengah pada Jumat (26/10/2018).

"Kami masih membuka diri, tanggap darurat selesai tapi pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi ini kita membuka diri bantuan internasional," ujar Wiranto, di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

"Bukan kami minta-minta, tetapi membuka diri untuk mendapatkan bantaun pada item yang berbeda dengan tanggap darurat," lanjut dia.

Baca juga: Pemerintah Berharap Bantuan Internasional Saat Relokasi dan Rekonstruksi Bencana Sulteng

Pemerintah berharap, dengan adanya bantuan internasional pasca tanggap darurat akan membantu pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Secara terbuka, Wiranto menyampaikan, bantuan itu bisa berupa hunian sementara (huntara) untuk para pengungsi atau bahkan bantuan untuk membangun hunian tetap.

"Kami serahkan nanti kepada Kemenlu untuk melakukan koordinasi dengan negara sahabat," kata dia.

Saat ini, sejumlah badan usaha milik negara sudah membantu membangun hunian semntara atau huntara untuk pengungsi.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga akan membangun 1.200 barak huntara. Tergetnya, huntara itu rampung pada pertengahan Desember 2018.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Bantuan Untuk Donggala-Palu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X