Kompas.com - 24/10/2018, 17:43 WIB
Suasana tes CPNS Kategori II untuk tenaga honorer yang diselenggarakan di Ruang Balairung kantor Walikota,  Singkawang, Kalimantan Barat (3/11/2013) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANSuasana tes CPNS Kategori II untuk tenaga honorer yang diselenggarakan di Ruang Balairung kantor Walikota, Singkawang, Kalimantan Barat (3/11/2013)
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendata, sebanyak 146 instansi belum mengumumkan hasil seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS), per hari ini pukul 15.17 WIB.

Sementara itu, terdapat 412 instansi yang sudah mengumumkan hasil seleksinya.

"Instansi yang sudah melakukan pengumuman seleksi administrasi, 412 instansi. Yang belum menyampaikan 146 instansi," ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan di Kantor Pusat BKN, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).

Ridwan mengaku tidak mengetahui pasti alasan keterlambatan pengumuman tersebut. Proses verifikasi atau seleksi merupakan tanggung jawab masing-masing instansi.

Baca juga: BKN: 2,7 Juta Pelamar Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018

Namun, ia menduga dibutuhkan ketelitian untuk melakukan proses tersebut sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Selain itu, ada pula alasan teknis lainnya, misalnya ada kementerian tertentu yang memiliki jadwal pembukaan pendaftaran yang berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lalu Kemenristekdikti juga belum, tapi Kemenristekdikti mohon dimaklumi, karena mereka baru go live tanggal 2 Oktober kemarin, sementara yang lain sudah sejak 26 September," terang dia.

Maka dari itu, ia mengaku terus berkomunikasi dengan instansi yang belum mengumumkan hasil seleksi.

Baca juga: Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Kemenristek Dikti Ditunda

Ia pun berharap dalam beberapa jam ke depan atau paling lambat besok, para instansi seluruh instansi memberikan pengumuman.

Apalagi mengingat tahapan selanjutnya, yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD) berlangsung mulai 26 Oktober hingga 17 November 2018.

Peserta yang lolos tahap administrasi berhak mengikuti SKD dengan sistem ujian computer assisted test (CAT).

Pada seleksi CPNS 2018, ada 2 jenis Computer Assisted Test (CAT) yang digunakan, yaitu CAT BKN dan CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk CAT BKN total ada 237 titik, dengan rincian 26 titik di Kantor Regional BKN, UPT BKN, dan Kantor Pusat BKN; 193 titik di provinsi/kabupaten/kota, dan 18 titik di instansi pusat.

Sementara, untuk CAT UNBK Kemendikbud dilaksanakan di 32 titik.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Irjen Napoleon Bonaparte Kembali Ditetapkan Jadi Tersangka, Kini Kasus TPPU

Irjen Napoleon Bonaparte Kembali Ditetapkan Jadi Tersangka, Kini Kasus TPPU

Nasional
Diisukan Duet dengan Anies di Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Fokus untuk Parekraf

Diisukan Duet dengan Anies di Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Fokus untuk Parekraf

Nasional
Pemerintah Percepat Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

Pemerintah Percepat Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Berstatus Tersangka, Golkar Hargai Proses Hukum di KPK

Azis Syamsuddin Dikabarkan Berstatus Tersangka, Golkar Hargai Proses Hukum di KPK

Nasional
20 Tersangka Kasus Peredaran Uang Palsu Ditangkap, Polisi: Ada yang Residivis

20 Tersangka Kasus Peredaran Uang Palsu Ditangkap, Polisi: Ada yang Residivis

Nasional
Komisi VIII DPR Ingatkan Perlunya Mitigasi jika Ada Siswa atau Guru Positif Covid-19

Komisi VIII DPR Ingatkan Perlunya Mitigasi jika Ada Siswa atau Guru Positif Covid-19

Nasional
Sebaran 160 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Aceh

Sebaran 160 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Aceh

Nasional
Menduga di Jabar, Polisi Dalami Lokasi Pembuatan Uang Palsu Dollar AS

Menduga di Jabar, Polisi Dalami Lokasi Pembuatan Uang Palsu Dollar AS

Nasional
Menurut KPU, Hal Ini Harus Diperbaiki untuk Cegah KPPS Meninggal Saat Pemilu 2024

Menurut KPU, Hal Ini Harus Diperbaiki untuk Cegah KPPS Meninggal Saat Pemilu 2024

Nasional
Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan

Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan

Nasional
UPDATE: 46.980.347 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 46.980.347 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kemenkes Sebut Mayoritas Nakes Pakai Moderna ketimbang AstraZeneca sebagai Vaksin 'Booster'

Kemenkes Sebut Mayoritas Nakes Pakai Moderna ketimbang AstraZeneca sebagai Vaksin "Booster"

Nasional
UPDATE 23 September: Ada 353.860 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 September: Ada 353.860 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 23 September: 47.997 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 September: 47.997 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Tambah 248.125, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 37.348.941

UPDATE: Tambah 248.125, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 37.348.941

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.