Kompas.com - 24/10/2018, 15:05 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana dan putra mereka, Kaesang Pangarep, membagikan kaus pada warga saat mengikuti kirab atau arak-arakan yang menjadi rangkaian acara resepsi pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/11/2017). Usai kirab, acara dilanjutkan dengan resepsi yang dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 09.30-12.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 13.30-16.30 WIB. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana dan putra mereka, Kaesang Pangarep, membagikan kaus pada warga saat mengikuti kirab atau arak-arakan yang menjadi rangkaian acara resepsi pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/11/2017). Usai kirab, acara dilanjutkan dengan resepsi yang dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 09.30-12.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 13.30-16.30 WIB.

Akun @jabrixwd mem-bully Kaesang dengan membuat pantun:

Jalan jalan ke Sumedang
Jangan lupa beli tahu
Jan Ethes banyak yang sayang
Kaesang gak ada yang tahu

Kaesang pun hanya menanggapi berbagai ledekan warganet itu dengan santai. Ia bahkan melempar candaan yang memancing warganet untuk makin meledeknya.

"Sampai saat ini, keluarga saya tidak ada grup WA. Mungkin memang tidak ada ato saya memang tidak pernah di-invite," tulis Kaesang di Twitter.

Respons Jokowi

Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengapa belakangan lebih sering mengajak Jan Ethes dibandingkan Kaesang.

"Gini, saya biasanya ajak Kaesang biar belajar lapangan. Tapi sekarang anaknya sibuk bisnis sama sibuk kuliah sehingga diajak sulit. Ketemu saja sulit banget," kata Jokowi kepada wartawan di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (24/10/2018).

Berbeda dengan Kaesang, kata Jokowi, Jan Ethes yang masih balita lebih mudah untuk diajak mengikuti kegiatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang kecil itu, yang gampang diajak ke mana-mana. Enggak sekolah, ya diajak," kata Jokowi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.