Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga Terpaut 20 Persen, Ini kata Zulkifli Hasan

Kompas.com - 24/10/2018, 11:43 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (kanan) menyapa pendukungnya saat berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah, Senin (24/9). Dalam pidato politiknya Sandiaga Uno menyampaikan pentingnya menjaga persatuan bangsa, kerukunan dan perdamaian dalam pemilu presiden 2019 mendatang. ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDINCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (kanan) menyapa pendukungnya saat berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah, Senin (24/9). Dalam pidato politiknya Sandiaga Uno menyampaikan pentingnya menjaga persatuan bangsa, kerukunan dan perdamaian dalam pemilu presiden 2019 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Penasihat pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Zulkifli Hasan, menilai, hasil survei litbang Kompas menjadi masukan penting untuk bekerja lebih baik.

Berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas yang digelar pada 24 September-5 Oktober 2018, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencapai 52,6 persen dalam Pilpres 2019.

Sementara, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 32,7 persen.

Artinya elektablitas kedua pasangan itu terpaut 20 persen.

"Ya semua survei tentu sebagai masukan penting agar tim bisa bekerja lebih baik," ujar Zulkifli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Baca juga: Survei Kompas: Jokowi-Maruf 52,6 Persen, Prabowo-Sandi 32,7 Persen

Zulkifli mengatakan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga telah memiliki survei internal sendiri.

Hal senada pernah diungkapkan Direktur Media dan Komunikasi BPN Hashim Djojohadikusumo.

Ia menyebutkan, elektabilitas antara Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma'ruf saat ini hanya selisih 6-8 persen, bukan 20 persen seperti yang dirilis sejumlah lembaga.

"Walaupun tentu kami punya survei sendiri. Tapi apapun segala masukan survei tentu menjadi bahan untuk evaluasi," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Seperti dikutip dari Harian Kompas, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencapai 52,6 persen dalam Pilpres 2019.

Baca juga: Survei LSI: Pasca-hoaks Ratna, Dukungan Pemilih Berpendidikan Tinggi ke Prabowo Turun

Sementara, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mendapatkan 32,7 persen.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X