Jalan Tol Dikritik Hanya Dinikmati Orang Kaya, Ini Jawaban Presiden Jokowi

Kompas.com - 23/10/2018, 10:40 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) meresmikan pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta, Kamis (27/9/2018). Pengoperasian Tol Depok Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km tersebut untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Depok, Bogor dan Kabupaten Bogor. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) meresmikan pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta, Kamis (27/9/2018). Pengoperasian Tol Depok Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km tersebut untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Depok, Bogor dan Kabupaten Bogor.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam empat tahun, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla telah membangun 448 kilometer ruas jalan tol.

Namun, banyak pihak yang mengkritik bahwa jalan tol yang dibangun itu hanya dinikmati oleh orang kaya.

Apa tanggapan Presiden Jokowi?

"Tidak seperti itu. Ini dalam rangka untuk semuanya. Efeknya, jangan lihat jalan tol saja. Jalan tol itu akan bisa mendistribusikan logistik. Mobilitas orang juga semakin cepat," kata Jokowi dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi Kompas Budiman Tanuredjo untuk program Satu Meja yang disiarkan Kompas TV, Senin (22/10/2018) malam.

"Sehingga itu (kritik jalan tol hanya untuk orang kaya) pikiran pendek yang tidak berhitung, berkalkulasi secara ekonomi," tambah dia.

Baca juga: Jokowi: Kita Ingin Mendapatkan "Trust..."

Jokowi menjelaskan, yang akan menggunakan jalan tol bukan hanya kendaraan pribadi. Jalan tol yang dibangun pemerintah juga akan dimanfaatkan oleh truk-truk pengangkut logistik.

Dengan adanya jalan tol, distribusi logistik bisa lebih cepat dan murah. Efeknya adalah harga-harga yang lebih murah dan dinikmati seluruh masyarakat.

"Yang perlu saya sampaikan bahwa ini memperkuat daya saing kita berkompetisi dengan negara lain. Sehingga kalau bisa diintegrasikan, airport, pelabuhan, tol, kawasan industri, itu yang namanya kita akan masuk industrialis besar-besaran dan hilirisasi besar-besaran," kata Jokowi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X