Kompas.com - 22/10/2018, 06:57 WIB
Presiden Joko Widodo mengendarai motor Chopper Royal Enfield 350 cc saat kunjungan kerja di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Terlihat di belakang ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono ikut mendampingi. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo mengendarai motor Chopper Royal Enfield 350 cc saat kunjungan kerja di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). Terlihat di belakang ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono ikut mendampingi.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat Presiden Joko Widodo mengumumkan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presidennya, sejumlah pihak memprediksi hal tersebut akan membuat suara kaum milenial lari dari petahana. Sosok Ma'ruf, setidaknya yang terlihat dari luar, memang jauh dari kesan milenial.

Ketua Majelis Ulama Indonesia itu tak lagi energik di usianya yang sudah menginjak 75 tahun. Belum lagi penampilan khasnya, yang selalu mengenakan sarung dan sandal, sangat jauh dari kesan milenial.

Di sisi lain, rival Jokowi, Prabowo Subianto menggandeng Sandiaga Uno, sosok pengusaha muda berusia 49 tahun. Dari luar, tampilan Sandi yang enerjik dan hobi lari jelas lebih dekat ke kaum milenial.

Baca juga: Pembukaan Asian Para Games, Presiden Joko Widodo Turun Podium untuk Hampiri Bulan

Meski demikian, survei terbaru menunjukkan bahwa milenial lebih banyak memilih Jokowi-Ma'ruf dibanding Prabowo-Sandi.

Survei Lingkaran Survei Indonesia 12-19 Agustus 2018, menunjukkan,sebanyak 44 persen generasi milenial akan memilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.

Hanya 34 persen generasi milenial di rentang usia 20-40 tahun yang memilih Sandiaga Uno. Sisanya, sebesar 22 persen belum menentukan pilihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih tingginya dukungan milenial untuk Jokowi-Ma'ruf memang tidak mengherankan. Selama empat tahun memimpin Indonesia, Jokowi memang kerap melakukan gimik yang bisa menarik perhatian dan simpati dari kaum milenial. Apa saja?

Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor pada Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).INASGOC/DHONI SETIAWAN Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor pada Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

1. Motor Gede

Aksi Presiden Jokowi mengendarai motor gede saat pembukaan Asian Games 2018, Agustus lalu, membuat heboh dunia. Meskipun menggunakan stuntman alias pemeran pengganti pada aksi ekstrimnya, namun, aksi Jokowi itu memberi warna tersendiri bagi pembukaan ajang olahraga se-Asia.

Namun sebelum aksi itu, Jokowi juga sudah beberapa kali mengendarai sepeda motor. Pada April 2018, Jokowi bahkan secara khusus mengajak komunitas motor untuk touring di Sukabumi.

Kepala negara mengaspal dengan motor sepeda motor Royal Enfield Bullet 350 cc yang sudah dimodifikasi Elders Garage menjadi gaya Chopper.

Mengendarai sepeda motor juga sempat dilakukan Jokowi saat kunjungan ke Papua, Mei 2017. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjajal jalan Jalan Trans Papua di Danau Habema, Jayawijaya, dengan menggunakan motor trail.

Presiden mengatakan, ia memang sejak dulu sudah terbiasa naik motor.

"Waktu sebelum wali kota (Solo) pakai sepeda motor ke mana-mana," kata Jokowi sesaat setelah touring di Sukabumi.

Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara We The Fest 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu. Dokumentasi NAH Project Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara We The Fest 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Nasional
Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Nasional
Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Nasional
Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Nasional
Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

Nasional
Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Nasional
Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Nasional
UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X