Kompas.com - 21/10/2018, 19:02 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berbicara seusai pelantikan tim kampanye daerah Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINCalon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berbicara seusai pelantikan tim kampanye daerah Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menghadiri acara HUT ke-54 Partai Golkar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018). Jokowi mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato sambutan di hadapan ribuan kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

Di awal pidatonya, Jokowi menyampaikan pujian terhadap Partai Golkar. Jokowi menganggap partai tersebut sudah sangat senior, sehingga sangat ahli dalam bidang politik.

"Pada saat partai lain masih ulang tahun keempat, kelima, keenam, Partai Golkar sudah ulang tahun ke-54. Artinya apa? Artinya di saat yang lain masih anak-anak, masih remaja, Golkar sudah sangat-sangat dewasa," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Menurut Jokowi, tidak heran Partai Golkar sudah melahirkan banyak tokoh yang mumpuni. Kader partai sudah ada yang menjadi presiden, wakil presiden, anggota kabinet, hingga pengusaha yang sukses di dunia bisnis.

Baca juga: Elektabilitas Jokowi Dianggap Masih Aman Meski Harga BBM Dinaikkan

Jokowi lagi-lagi memuji Partai Golkar sebagai partai yang sangat berpengalaman dalam dunia politik. Dalam pidatonya, Jokowi sempat bergurau bahwa dirinya belum memiliki banyak pengalaman, sehingga tak pantas banyak berbicara politik di hadapan para senior Partai Golkar.

"Saya merasa enggak boleh banyak bicara politik, takut salah atau keliru. Apalagi saya enggak pernah jadi ketua partai," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan meriah oleh kader Partai Golkar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Nasional
Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Nasional
Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Nasional
Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Nasional
Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi 'Online' dengan 'Host' Wanita Seksi

Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi "Online" dengan "Host" Wanita Seksi

Nasional
Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Nasional
Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Nasional
Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Nasional
Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Nasional
Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Nasional
Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Nasional
UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

Nasional
UPDATE 26 Oktober: Ada 7.061 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 Oktober: Ada 7.061 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.