Dirjen PAS Beri Keleluasaan BNN Terkait Narkoba di Lapas

Kompas.com - 17/10/2018, 12:21 WIB
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018 Reza JurnalistonDirektur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional ( BNN) untuk memberantas peredaran narkotika di Lembaga Pemasyarakatan.

Menurut Sri, pihaknya memberikan ruang kepada BNN untuk melakukan penyelidikan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan untuk mencegah peredaran narkoba.

“Memberikan ruang sesuai dengan MoU yang kita buat. Jadi enggak ada kesulitan nanti kalau ada yang menghambat kita akan turun tangan,” kata Sri di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

Sri menyatakan, pihaknya memiliki semangat yang sama dengan BNN terkait perang terhadap narkoba.


“Kita sudah sampaikan pada teman-teman sekalian semangatnya sama, perang terhadap narkoba, semangatnya sama mendukung program BNN, pemerintah pastinya,” kata Puguh.

Puguh mengatakan, butuh penanganan yang lebih ekstra untuk memberantas peredaran narkoba di Lapas dan Rutan di Indonesia.

“Pengedar bandar dan pengguna tentu butuh penanganan yang enggak bisa sendiri dan bekerja sama dengan BNN,” kata Puguh.

Baca juga: BNN Soroti Keterlibatan Narapidana dalam Peredaran Narkoba

Seperti diberitakan sebelumnya, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari mengatakan, keterlibatan narapidana yang tengah menjalani hukuman dalam kasus peredaran narkoba masih ditemukan.

Kasus terbaru, BNN menyita 63.573 butir ekstasi pesanan narapidana berinisial AS yang masih mendekam di Rutan Salemba, Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X