Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Bantah Pasang Iklan di Videotron

Kompas.com - 16/10/2018, 17:12 WIB
Pasangan capres dan cawapres, Joko Widodo dan Maruf Amin, saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPasangan capres dan cawapres, Joko Widodo dan Maruf Amin, saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin membantah telah memasang iklan kampanye di vidoetron pada sejumlah ruas jalan di Jakarta.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

"Kami tegaskan itu bukan kampanye resmi partai, kampanye resmi TKN (Tim Kampanye Nasional) yang diperuntukkan kampanye. Karena kami sangat memahami aturan penggunaan iklan yang memang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata Ace.

Baca juga: Bawaslu DKI Terima Laporan soal Kampanye Videotron Jokowi-Maruf Amin

Ia menyarankan, agar pihak yang merasa dirugikan melaporkan hal tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hal senada disampaikan Direktur Program Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Aria Bima. Ia mengatakan, pihaknya menjamin tak ada relawan dan tim resmi yang memasang iklan di videotron tersebut.

"Yang saat ini kita perlu ada penegasan KPU, beberapa relawan yang terdaftar resmi ke tim kampanye nasional atau tim kampanye daerah, baik tingkat provinsi dan kabupaten kota, itu kami mempunyai kekuatan untuk kami atur dengan Undang-undang Pemilu," kata Bima

"Dengan demikian, KPU dan Bawaslu mampu melakukan teguran lewat instrumen formal tim kampanye," lanjut dia.

Baca juga: Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Videotron Jokowi-Ma’ruf Amin

Sebelumnya Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari seorang warga, Sahroni, terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Dalam laporan yang disampaikan pada 9 Oktober tersebut, diduga Jokowi-Ma'ruf melakukan kampanye menggunakan videotron yang berada di lokasi yang tidak sesuai dengan ketentuan kampanye yang ditetapkan KPU.

Puadi mengatakan, videotron yang dimaksud berada di Jalan Thamrin, Jalan Wahid Hasyim, dan di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Ada juga videotron yang dipasang di Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Menurut Puadi, pelapor juga melaporkan bahwa Jokowi-Ma'ruf menggunakan iklan event Asian Para Games yang ditampilkan di beberapa videotron untuk berkampanye.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X