Strategi Kampanye Caleg Perempuan pada Pemilu 2019

Kompas.com - 16/10/2018, 08:12 WIB
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon anggota DPRD DI Yogyakarta dan bakal calon anggota DPD RI Dapil DIY Pemilu 2009 di Kantor KPU DIY, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Masih sedikit caleg perempuan yang menempati nomor urut teratas.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
17-07-2018 *** Local Caption *** Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon anggota DPRD DI Yogyakarta dan bakal calon anggota DPD RI Dapil DIY Pemilu 2009 di Kantor KPU DIY, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Hari tersebut merupakan hari terakhir pendaftaran dan verifikasi para calon wakil rakyat yang akan bersaing memperoleh suara pada Pemilu 2019 mendatang.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA)
17-07-2018 KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPetugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon anggota DPRD DI Yogyakarta dan bakal calon anggota DPD RI Dapil DIY Pemilu 2009 di Kantor KPU DIY, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Masih sedikit caleg perempuan yang menempati nomor urut teratas. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA) 17-07-2018 *** Local Caption *** Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon anggota DPRD DI Yogyakarta dan bakal calon anggota DPD RI Dapil DIY Pemilu 2009 di Kantor KPU DIY, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Hari tersebut merupakan hari terakhir pendaftaran dan verifikasi para calon wakil rakyat yang akan bersaing memperoleh suara pada Pemilu 2019 mendatang. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO (DRA) 17-07-2018

Hal ini bisa menjadi strategi para caleg perempuan dalam menentukan titik kampanye sesuai isu dan kebutuhan dapil.

Cara kampanye yang dilakukan tentu harus berbeda dari calon lain agar tidak dipandang klasik. Apalagi, tipe pemilih sekarang tidak lagi melihat jenis kelamin sebagai dasar utama menentukan pilihannya, tetapi melihat siapa calonnya, siapa yang lebih dapat mereka percaya untuk mengantarkan harapan–harapan rakyat.

Oleh karena itu, ketika turun ke dapil, caleg perempuan perlu melakukan diskusi yang lebih dekat secara emosional atau hadir dalam kegiatan masyarakat untuk menyerap aspirasi pemilih dan meningkatkan trust pemilih kepada caleg perempuan. Ini lebih efektif dilaksanakan dalam menggalang jaringan di akar rumput.

Keempat, para caleg perempuan di nomor urut 3 ke bawah tidak perlu putus asa. Teruslah melakukan hal terbaik selama tahapan kampanye, tentunya, dengan biaya kampanye yang ada.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meraih pemilih yang tidak membutuhkan biaya besar, asalkan ada kemauan untuk benar–benar memajukan kaum perempuan.

Semoga semua pihak lebih obyektif melihat caleg perempuan yang tidak hanya dilihat dari sisi negatifnya saja. Kondisi perempuan hanya bisa dimengerti oleh sesama kaum perempuan.

Untuk itu, keberadaan perempuan untuk mengambil beberapa kebijakan strategis yang bisa menguntungkan kaum perempuan itu sendiri amatlah penting.

Tidak semua caleg laki-laki bagus, begitu juga dengan caleg perempuan. Untuk itu, janganlah mengesampingkan caleg perempuan. Pilihlah karena potensi dan kapasitasnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MKD Gelar Rapat Pleno Terkait Kasus Azis Syamsuddin Siang Ini

MKD Gelar Rapat Pleno Terkait Kasus Azis Syamsuddin Siang Ini

Nasional
Risma Usul Terorisme Masuk RUU Penanggulangan Bencana, Ini Alasannya

Risma Usul Terorisme Masuk RUU Penanggulangan Bencana, Ini Alasannya

Nasional
MAKI: Pak Firli Mundur Saja, Sudah Setahun Kontroversi Terus

MAKI: Pak Firli Mundur Saja, Sudah Setahun Kontroversi Terus

Nasional
Jokowi Beri Arahan Terkait Tindak Lanjut 75 Pegawai KPK, Ini Respons Menpan RB

Jokowi Beri Arahan Terkait Tindak Lanjut 75 Pegawai KPK, Ini Respons Menpan RB

Nasional
IAKMI: Vaksinasi Gotong Royong Harus Perhatikan Prinsip Keadilan

IAKMI: Vaksinasi Gotong Royong Harus Perhatikan Prinsip Keadilan

Nasional
4 Keluarga Korban Serangan MIT di Poso Terima Santunan dari Pemerintah

4 Keluarga Korban Serangan MIT di Poso Terima Santunan dari Pemerintah

Nasional
Indonesia Akan Beri Bantuan 500.000 Dollar AS kepada Palestina

Indonesia Akan Beri Bantuan 500.000 Dollar AS kepada Palestina

Nasional
Konflik Israel dan Palestina Tak Terkait Agama, Pemerintah Diminta Edukasi Masyarakat

Konflik Israel dan Palestina Tak Terkait Agama, Pemerintah Diminta Edukasi Masyarakat

Nasional
Jokowi Ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi dengan LRT dan MRT

Jokowi Ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi dengan LRT dan MRT

Nasional
Berhasil Kumpulkan Dana hingga Rp 100 Miliar, Dompet Dhuafa Apresiasi Para Donatur

Berhasil Kumpulkan Dana hingga Rp 100 Miliar, Dompet Dhuafa Apresiasi Para Donatur

Nasional
Jokowi Ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tingkatkan Efisiensi Layanan Transportasi

Jokowi Ingin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tingkatkan Efisiensi Layanan Transportasi

Nasional
Jokowi Targetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diuji Coba Akhir 2022

Jokowi Targetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diuji Coba Akhir 2022

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Pemerintah Berharap Investor Lebih Percaya Diri

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai, Pemerintah Berharap Investor Lebih Percaya Diri

Nasional
Kemenlu Segera Mulai Vaksinasi WNI Kelompok Rentan di Penampungan Luar Negeri

Kemenlu Segera Mulai Vaksinasi WNI Kelompok Rentan di Penampungan Luar Negeri

Nasional
Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Didampingi Dubes China dan Luhut, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X