Bertemu Cak Nun, Ma'ruf Amin Minta Masukan untuk Pilpres

Kompas.com - 14/10/2018, 19:26 WIB
KH Maruf Amin bertemu Budayawan Emha Ainun Nadjib di Yogyakarta Kompas.com/Rakhmat Nur HakimKH Maruf Amin bertemu Budayawan Emha Ainun Nadjib di Yogyakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menyambangi budayawan Emha Ainun Najib alias cak Nun di kediamannya, Bantul, Yogyakarta, Minggu (14/10/2018).

Ma'ruf mengaku meminta masukan kepada Cak Nun terkait Pilpres 2019.

"Cak Nun sebagai orang kebudayaan tentu saya ingin memperoleh masukan, saran, bagaimana kita membangun negara ini supaya lebih baik, lebih rukun, lebih sejahtera, dan lebih maju," kata Ma'ruf di kediaman Cak Nun.

"Saya berbahagia karena Cak Nun menerima kedatangan saya dan silaturahim saya," lanjut Ma'ruf.


Baca juga: Maruf Amin Janji Maksimalkan Landasan Ekonomi yang Telah Dibangun Jokowi

Ia mengatakan, Indonesia sebagai negara yang plural secara kebudayaan perlu dijaga. Karena itu, ia sebagai cawapres berkomitmen untuk mengawal kemajemukan budaya Indonesia.

Ma'ruf menyatakan, Indonesia bukan negara agama, melainkan negara kesepakatan yang dibangun bersama. Kesepakatan itu tertulis dalam UUD 1945.

Karena itu, Ma'ruf mengatakan, UUD 1945 merupakan kesepakatan bersama semua pihak di Indonesia yang harus dijaga bersama.

Baca juga: Maruf Amin Minta Tak Ada Isu Agama pada Kampanye Pilpres 2019

Ia menyampaikan agar masyarakat menumbuhkan rasa saling percaya di antara sesama agar tercipta kedamaian di Indonesia yang majemuk.

"Negara ini saling menghargai dibangun atas husnut tofahum (prasangka baik), dibangun atas saling pengertian, bukan suut tofahum (prasangka buruk) salah pengertian," kata Ma'ruf.

"Husnut tofahum itu kalau orang salah pun masih bisa dimaklum. Tapi kalau suut tofahum jangankan salah, benar pun juga dipersoalkan. Digoreng, dicari salahnya dan sebagainya," lanjut dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Nasional
Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Nasional
Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Nasional
30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

Nasional
Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Nasional
Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Nasional
ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

Nasional
Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Nasional
Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

Nasional
Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Nasional
Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Nasional
Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X