Kompas.com - 08/10/2018, 10:45 WIB
Cawapres Nomor Urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, Bersama CEO Sevendream Group Hendy Siswanto, dan Pengusaha Muda Jember, Try Sandi Apriana, Minggu (7/10/2018). KOMPAS.com/AHMAD WINARNOCawapres Nomor Urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, Bersama CEO Sevendream Group Hendy Siswanto, dan Pengusaha Muda Jember, Try Sandi Apriana, Minggu (7/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai, kunjungan Prabowo atau Sandi ke lembaga pendidikan seperti kampus dan pondok pesantren untuk memenuhi undangan dan silaturahim.

Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang mengingatkan para capres dan cawapres untuk tak melakukan kampanye di lembaga pendidikan.

"Toh kami melakukan itu misalnya Pak Prabowo, Pak Sandi begitu ya, datang ke pesantren, ke tokoh gitu ya. Rata-rata  rumah para kiai itu, kan, ada di pesantren. Jadi misalnya Pak Sandi datang dan silaturahim ke kiai, sebagai orang yang kami hormati," kata Dahnil kepada Kompas.com, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Bawaslu Ingatkan Sandiaga Tidak Kampanye di Lembaga Pendidikan

"Jadi tidak ada agenda kampanye di situ, tetapi agendanya adalah besilaturahim, begitu," lanjut dia.

Dahnil melanjutkan, kunjungan Sandi ke kampus-kampus belakangan ini dalam posisinya sebagai pengusaha sukses yang memberikan motivasi kepada generasi milenial.

Menurut dia, Sandi memenuhi kunjungan tersebut ketika diundang oleh pihak kampus.

"Masa diundang memberikan motivasi ditolak? Jadi enggak ada masalah. Dan Anda juga soroti misalnya apa betul Pak Ma'ruf Amin, Pak Jokowi yang di kampus, pesantren juga harus dicek terkait dengan hal itu," kata dia.

Baca juga: Sandiaga: Saya Tak Ingin Tebar Janji sebab Janji adalah Utang, tetapi...

Meski demikian, Dahnil juga meyakini Jokowi-Ma'ruf berkunjung ke lembaga pendidikan untuk memenuhi agenda akademik.

"Saya yakin Pak Jokowi datang ke kampus, Pak Ma'ruf Amin datang juga saya yakin juga semuanya dalam rangka ada agenda akademik ya diskusi dan sebagainya. Pak Sandi terang kok beliau diundang jadi motivator pada anak muda," kata dia.

Dahnil mengaku pihaknya tak spesifik menargetkan pemilih pemula dalam Pilpres 2019. Menurut dia, Prabowo-Sandi menargetkan seluruh pemilih dari berbagai kalangan.

.

.

.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Menuju Istana 2019

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPP PDI-P: Megawati Bertemu Nadiem sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP

Ketua DPP PDI-P: Megawati Bertemu Nadiem sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP

Nasional
Penyidik KPK yang Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai Ditangkap

Penyidik KPK yang Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai Ditangkap

Nasional
Pemerintah Didesak Hentikan Vaksinasi Kelompok Non-rentan Covid-19

Pemerintah Didesak Hentikan Vaksinasi Kelompok Non-rentan Covid-19

Nasional
Amnesty: Vonis Hukuman Mati Indonesia Tahun 2020 Capai Rekor Tertinggi di Masa Kepemimpinan Jokowi

Amnesty: Vonis Hukuman Mati Indonesia Tahun 2020 Capai Rekor Tertinggi di Masa Kepemimpinan Jokowi

Nasional
Mendagri Harap UU Otsus Bisa Jawab Persoalan SDM di Papua

Mendagri Harap UU Otsus Bisa Jawab Persoalan SDM di Papua

Nasional
Saksi Sebut Bank Garansi Rp 52,3 Miliar Merupakan Komitmen Pengekspor Benih Lobster

Saksi Sebut Bank Garansi Rp 52,3 Miliar Merupakan Komitmen Pengekspor Benih Lobster

Nasional
Kemerdekaan Indonesia dan Toleransi Para Pemimpin Islam

Kemerdekaan Indonesia dan Toleransi Para Pemimpin Islam

Nasional
Oknum KPK Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai, Firli Pastikan Tak Akan Tolerir Penyimpangan

Oknum KPK Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai, Firli Pastikan Tak Akan Tolerir Penyimpangan

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Isi Pertemuan Nadiem dan Megawati, Tepis soal Reshuffle

Sekjen PDI-P Ungkap Isi Pertemuan Nadiem dan Megawati, Tepis soal Reshuffle

Nasional
Ada 53 Orang di Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Hilang di Utara Bali

Ada 53 Orang di Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Hilang di Utara Bali

Nasional
Dua Anak Buah Eks Mensos Juliari Batubara Didakwa sebagai Perantara Suap Rp 32,48 Miliar

Dua Anak Buah Eks Mensos Juliari Batubara Didakwa sebagai Perantara Suap Rp 32,48 Miliar

Nasional
Kapal Selam KRI Nanggala-402 Jadi Alutsista Indonesia Sejak 1981

Kapal Selam KRI Nanggala-402 Jadi Alutsista Indonesia Sejak 1981

Nasional
UPDATE: 6.322.003 Orang Sudah Divaksin Dosis Kedua, 11.269.213 Dosis Pertama

UPDATE: 6.322.003 Orang Sudah Divaksin Dosis Kedua, 11.269.213 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 21 April: Sebaran 5.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

UPDATE 21 April: Sebaran 5.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

Nasional
KPK Usut Dugaan Penyidik Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp 1,5 Miliar

KPK Usut Dugaan Penyidik Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp 1,5 Miliar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X