Sutopo Kagumi Jokowi Sejak Masih Jadi Wali Kota Solo

Kompas.com - 05/10/2018, 16:21 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat (5/9/2018) siang.KOMPAS.com/Ihsanuddin Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat (5/9/2018) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho rupanya mengagumi sosok Joko Widodo sejak masih menjabat Wali Kota Solo.

Pada Jumat (5/10/2018) hari ini, Sutopo pun bisa bertemu langsung dengan sosok yang ia kagumi itu.

Di hadapan Jokowi dan awak media, Sutopo pun menceritakan kekagumannya pada sosok Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Dedikasi Sutopo Inspirasi untuk Kita Semua

"Ya tadi saya sempat sampaikan kepada Bapak Presiden, saya mengagumi karakter Bapak Presiden itu sejak beliau menjadi Wali Kota. Kemudian Gubernur Jakarta, saya sempat berinteraksi, kemudian menjadi Presiden," kata Sutopo.

Sutopo kagum dengan Jokowi karena mantan pengusaha mebel tersebut selalu mempunyai pemikiran yang berbeda dari orang kebanyakan. Ia juga kagum dengan Jokowi yang tak suka dengan birokrasi.

"Banyak nilai-nilai positif dari beliau. Harus kita teladani," ucap Sutopo.

"Tidak ada manusia yang sempurna, ada keburukan. Tetapi jangan kita lihat yang buruk saja, cari positifnya. Itu saja," tambah dia.

Baca juga: Bertemu Jokowi, Kado Terindah Sutopo Jelang Ulang Tahun Ke-49

Sutopo pun berterima kasih bisa diterima oleh Jokowi di Istana hari ini. Sutopo mengatakan, ia sudah lama ingin bertemu Jokowi.

Selama ini, Sutopo sering melihat Jokowi saat meninjau bencana. Namun, ia tidak pernah bersalaman langsung apalagi berbincang dengan orang nomor satu di Indonesia itu karena kondisi di lapangan yang tak memungkinkan.

"Tadi banyak nasihat juga dari Bapak Presiden agar saya tetap menjalankan tugas dengan kondisi tubuh saya. Jadi saya berterima kasih sekali Bapak Presiden, bisa langsung bertemu dengan Bapak," kata penyintas kanker paru-paru stadium 4 ini.

Baca juga: JEO - Lebih Kenal dengan Sutopo Purwo Nugroho...

Sementara itu, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi dedikasi Sutopo sebagai Kepala BNPB. Meski mengidap kanker paru-paru stadium 4, namun Sutopo tetap bekerja menginformasikan seputar bencana kepada masyarakat.

"Ini saya kira sangat menginspirasi kita semuanya, bahwa dalam kondisi beliau yang sakit, tetap masih mendedikasikan semangatnya untuk pekerjaan yang digelutinya dalam sekian tahun ini," kata Presiden.

Kompas TV Korban tewas gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah hingga Kamis (4/10) pukul 14.00 WIB mencapai 1.424 orang.

 



PenulisIhsanuddin
EditorKrisiandi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Nasional
Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nasional
Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Nasional
Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Nasional
Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Nasional
TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

Nasional
Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional

Close Ads X