Afganistan dan Pakistan Undang Ulama RI untuk Bantu Perdamaian

Kompas.com - 04/10/2018, 18:22 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menilai hubungan Indonesia dengan Amerika baik-baik saja saat ditemui seusai The 9th Joint Commission Meeting (JCM) antara Indonesia dan Thailand di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Jumat (6/7/2018). KOMPAS.com/Markus YuwonoMenteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menilai hubungan Indonesia dengan Amerika baik-baik saja saat ditemui seusai The 9th Joint Commission Meeting (JCM) antara Indonesia dan Thailand di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Jumat (6/7/2018).
Penulis Yoga Sukmana
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, para ulama Indonesia akan diundang dalam pertemuan bilateral para ulama Afganistan dan Pakistan, Oktober 2018.

Pertemuan itu merupakan tindaklanjut upaya untuk menciptakan perdamaian kedua negara yang kerap berkonflik dan saling tuduh soal militan.

"Mereka sedang menyiapkan satu pertemuan ulama bilateral antara Pakistan dan Afganistan di bulan Oktober, dimana ulama Indonesia juga akan diundang dalam pertemuan tersebut," ujar Retno di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Puluhan Ulama dari Afganistan dan Pakistan Akan Berkumpul di Indonesia

Menlu mengatakan, pertemuan bilateral para ulama Afganistan dan Pakistan itu sangat penting untuk menciptakan rasa saling percaya di antara kedua negara.

Diundangnya para ulama Indonesia bukan tanpa alasan. Sebab para ulama Indonesia dinilai sukses menggelar pertemuan trilateral dengan para ulama Afganistan dan Pakistan di Jakarta belum lama ini.

"Setelah pertemuan tersebut, maka ada juga pertemuan ulama internasional dalam kerangka OKI di Arab Saudi dan sekarang mereka sedang menyiapkan satu pertemuan ulama bilateral," kata Retno.

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan Kepala Eksekutif pemerintahan Afganistan Abdullah Abdullah pada Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Wapres Kalla Bertemu Kepala Eksekutif Afganistan, Ini yang Dibahas

Usai pertemuan, Abdullah menyampaikan rasa terima kasih kepada Indonesia yang sudah menerimanya kunjungannya dengan baik.

Soal kerja sama kedua negara, Abdullah mengatakan bahwa banyak potensi yang bisa ditingkatkan, terutama di bidang ekonomi.

Tak hanya itu, ia juga menyempaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang terus mendukung upaya perdamainaan di Afganistan selama ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana Yasonna Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara

Wacana Yasonna Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara

Nasional
Pemerintah Sebut Tidak Punya Data Pemeriksaan Harian dari Spesimen Covid-19

Pemerintah Sebut Tidak Punya Data Pemeriksaan Harian dari Spesimen Covid-19

Nasional
Ampuhkah Masker Kain Cegah Penularan Covid-19?

Ampuhkah Masker Kain Cegah Penularan Covid-19?

Nasional
Update per 1 April: Total 1.667 Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Metode Pemeriksaan Baru

Update per 1 April: Total 1.667 Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Metode Pemeriksaan Baru

Nasional
Jokowi Akhirnya Blak-blakan soal Alasan Tak Mau Lockdown...

Jokowi Akhirnya Blak-blakan soal Alasan Tak Mau Lockdown...

Nasional
PP Pembatasan Sosial Berskala Besar Dibuat agar Pemerintah dan Gugus Tugas Bisa Lebih Tegas dan Disiplin

PP Pembatasan Sosial Berskala Besar Dibuat agar Pemerintah dan Gugus Tugas Bisa Lebih Tegas dan Disiplin

Nasional
Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan Ahli Asuransi Irvan Rahardjo

Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan Ahli Asuransi Irvan Rahardjo

Nasional
Polisi Tangani 18 Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

Polisi Tangani 18 Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

Nasional
Komisi IV DPR: Kebijakan Pemerintah Kendalikan Penyebaran Covid-19 Kurang Efektif

Komisi IV DPR: Kebijakan Pemerintah Kendalikan Penyebaran Covid-19 Kurang Efektif

Nasional
Alissa Wahid Nilai Perlu Kepastian Sarana dan Prasarana Kesehatan dalam Hadapi Corona

Alissa Wahid Nilai Perlu Kepastian Sarana dan Prasarana Kesehatan dalam Hadapi Corona

Nasional
KPK: Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 81,76 Persen

KPK: Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 81,76 Persen

Nasional
Yasonna Ingin Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara, KPK Minta Tak Abaikan Aspek Keadilan

Yasonna Ingin Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara, KPK Minta Tak Abaikan Aspek Keadilan

Nasional
Forum Risalah Jakarta Imbau Komponen Bangsa Bersolidaritas Hadapi Corona

Forum Risalah Jakarta Imbau Komponen Bangsa Bersolidaritas Hadapi Corona

Nasional
Percepat Diagnosis Covid-19, Pemerintah Segera Lakukan Pemeriksaan Lewat Mesin TB-TCM

Percepat Diagnosis Covid-19, Pemerintah Segera Lakukan Pemeriksaan Lewat Mesin TB-TCM

Nasional
Cegah Covid-19, Kunjungan Tahanan di Kantor Polisi Ditutup Sementara

Cegah Covid-19, Kunjungan Tahanan di Kantor Polisi Ditutup Sementara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X