Prabowo: Ratna Sarumpaet Tidak Tahu Kenapa Dia Berbohong

Kompas.com - 03/10/2018, 23:42 WIB
Calon presiden Prabowo Subianto saat menggelar konferensi pers terkait kebohongan Ratna Sarumpaet, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) malam. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOCalon presiden Prabowo Subianto saat menggelar konferensi pers terkait kebohongan Ratna Sarumpaet, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku mendapatkan sejumlah informasi dari keluarga Ratna Sarumpaet mengenai kondisi psikologi anggota Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga itu.

Menurut Prabowo, berdasarkan keterangan yang diterimanya dari pihak keluarga, belakangan Ratna mengalami tekanan kejiwaan.

"Saya dapat berita dari keluarganya, beberapa bulan ini, ada beberapa kegiatan dan tindakan beliau yang bisa dikatakan, kemungkinan beliau di bawah tekanan kejiwaan atau depresi," ujar Prabowo saat memberikan keterangan pers di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Baca juga: Prabowo Mengaku Grasah-grusuh Sikapi Pengakuan Ratna Sarumpaet

Menurut Prabowo, Ratna bahkan tidak mengetahui kenapa ia berbohong dengan mengaku telah dianiaya hingga wajahnya babak belur.

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun mengungkapkan rasa empatinya atas situasi yang dialami oleh Ratna.

"Bahkan saya dengar ya ada indikasi bahwa beliau di bawah tekanan jiwa yang sangat berat. Tapi dalam hal ini saya juga berempati sama beliau, saya kasihan sama beliau sebagai manusia. Dia mengatakan dia tidak tahu kenapa dia berbohong," kata Prabowo.

Kabar Ratna Sarumpaet dianiaya beredar sejak Selasa (2/10/2018) kemarin, dan dikonfirmasi oleh sejumlah politisi di kubu Prabowo-Sandi.

Baca juga: Dahnil: Prabowo Perintahkan Pemberhentian Ratna Sarumpaet sebagai Jurkam

Prabowo yang sudah bertemu dengan Ratna bahkan secara khusus menggelar jumpa pers untuk menanggapi kabar penganiayaan tersebut.

Namun, pada Rabu sore, Ratna mengakui bahwa cerita penganiayaan yang dialaminya hanya bohong belaka. Ia meminta maaf kepada Prabowo dan semua pihak yang merasa dirugikan.

Pengakuan Ratna ini setelah ada penyelidikan dari kepolisian yang tak menemukan bukti adanya penganiayaan Ratna.

.

.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X