Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/10/2018, 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial RI telah mengirimkan bantuan kebutuhan sembako ke Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018).

Sekretaris Jenderal Kemensos RI Hartono Laras mengatakan, Kemensos mengupayakan distribusi kebutuhan makanan ke Palu, termasuk Kabupaten Palu Utara.

“Sudah di-follow up bantuan sembako sudah ada di lokasi. Logistik mulai masuk ke Palu Utara, BBM (bahan bakar minyak) mulai geliat,” kata Hartono kepada Kompas.com, Selasa (2/10/2018).

Baca juga: 26 Negara dan 2 Organisasi Internasional Tawarkan Bantuan Atasi Bencana di Sulteng

Hartono mengatakan, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menginstruksikan bahwa semua bantuan bahan makan, pakaian, serta tenda dan peralatan untuk pengungsian harus segera sampai kepada para pengungsi.

Sekretaris Jenderal Kemensos RI Hartono Laras Kantor Kemensos RI, Salemba, Jakarta Pusat.KOMPAS.com/Reza Jurnaliston Sekretaris Jenderal Kemensos RI Hartono Laras Kantor Kemensos RI, Salemba, Jakarta Pusat.
Pengiriman bantuan logistik tersebut melalui jalur udara dari Bandara Sultan Hasanudin, Makasar menuju Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sulawesi Tengah.

“Melalui pesawat Hercules dari Lanud Makassar ke Palu hari ini,” kata Hartono.

Baca juga: Pelni Kerahkan 7 Kapal Angkut Bantuan ke Palu dan Donggala

Pada Senin (1/10/2018), Kemensos melalui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, didampingi Direktur Perlindungan Sosial dan Bencana Alam Margo Wiyono memimpin rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana gempa dan tsunami yang menimpa Palu-Donggala dan sekitarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut dibahas pendistribusian bantuan-bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa dan tsunami, baik di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca juga: 14 Negara Kirim Bantuan bagi Korban Bencana Sulteng, dari Pesawat hingga Generator

Bantuan yang dikirimkan berupa, 100 velbed, 2 tenda serba guna keluarga, 3.000 selimut, 200 famili kit, 200 Kids ware, 100 tenda gulung, 345 foodware, 100 sandang, dan 1.500 matras.

“Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah bersama tim Layanan Dukungan Psikososial dan Tagana yang berasal dari berbagai daerah mendistribusikan 9 bantuan oleh Tagana ke lokasi-lokasi pengungsian sampai nya kemarin sore,” kata Hartono.

Sejak gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang dan tsunami melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Jumat (28/9/2018) pukul 17.02, korban jiwa dan kerusakan terus bertambah.

Hingga Selasa (2/10/2018), tercatat, bertambah menjadi 1.234 orang, 799 orang terluka.

.

.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Bantuan Untuk Donggala-Palu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memudarnya Upaya Konsolidasi Demokrasi dan Semangat Antikorupsi

Memudarnya Upaya Konsolidasi Demokrasi dan Semangat Antikorupsi

Nasional
IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

Nasional
KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

Nasional
Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Nasional
KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

Nasional
Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Nasional
IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

Nasional
Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Nasional
UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi  6.730.964

UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi 6.730.964

Nasional
Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Nasional
Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Nasional
Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Nasional
Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Nasional
Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.