10 Negara Dunia Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

Kompas.com - 01/10/2018, 16:38 WIB
Lumpur yang keluar dari perut bumi pasca-gempa bermagnitudo 7,4 menenggelamkan rumah-rumah di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. KOMPAS.com/ROSYID A AZHARLumpur yang keluar dari perut bumi pasca-gempa bermagnitudo 7,4 menenggelamkan rumah-rumah di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak sepuluh negara di dunia menawarkan bantuan untuk kebutuhan korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Senin (1/10/2018).

Sepuluh negara tersebut adalah Australia, Amerika Serikat, Maroko, Korea Selatan, Uni Eropa, Tiongkok, Singapura, Turki, Filipina, dan Swiss.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hari ini wakil Kementerian Luar Negeri akan melakukan pertemuan dengan para duta besar yang sebelumnya sudah menawarkan bantuan.

Ia menambahkan, penerimaan bantuan internasional sudah ada mekanismenya sendiri dan telah diatur dalam regulasi.

Baca juga: 18 Jenazah Korban Gempa dan Tsunami Dimakamkan Massal di Palu

"Jadi sudah ada pernyataan resmi pemerintah (negara menerima bantuan internasional), BNPB bersama kementerian dan lembaga menyiapkan formulir, kementerian luar negeri memberikan informasi tetapi khusus kepada negara-negara yang sudah akan memberi bantuan," kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Setelahnya, diatur bagaimana bantuan tersebut dapat tersalurkan ke para pengungsi dan korban di Palu dan Donggala.

Sutopo menambahkan, dalam hal ini ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance (AHA Centre) akan membantu proses registrasi dan koordinasi bantuan internasional.

"Saat ini AHA Centre sudah menyalurkan bantuan menuju Palu," ujar Sutopo.

Baca juga: Terima Bantuan Internasional, Ini Daftar Kebutuhan Awal untuk Bencana Sulteng

Sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang dan tsunami melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Jumat (28/9/2018) pukul 17.02, korban jiwa dan kerusakan terus bertambah.

Hingga Senin pukul 13.00, tercatat 844 orang meninggal dunia, 90 orang hilang, serta 632 luka berat dan dirawat di rumah sakit. Selain itu, ada 48.025 jiwa mengungsi di 103 titik di Kota Palu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X