Warga Perantauan Asal Sulteng Galang Dana untuk Korban Gempa

Kompas.com - 01/10/2018, 16:19 WIB
Dua orang warga Petobo mengevakuasi harta benda yang bisa diselamatkan setelah lumpur menggelamkan permukiman mereka KOMPAS.com/ROSYID A AZHARDua orang warga Petobo mengevakuasi harta benda yang bisa diselamatkan setelah lumpur menggelamkan permukiman mereka
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding bersama warga perantauan asal Sulawasi Tengah di Jakarta menginisiasi penggalangan dana untuk korban gempa di Palu dan Donggala yang terjadi pada Jumat (28/9/2018). Penggalangan dana mulai dilakukan sejak Sabtu (29/9/2018).

"Anak-anak perantau yang ada di Jakarta dan sekitarnya, dari Palu atau yang pernah tinggal di Palu, itu kumpul (menggalang dana). Kami beri nama Solidaritas Indonesia," ujar Karding saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/10/2018).

Menurut Karding, hasil penggalangan dana saat ini telah mencapai sekitar Rp 50 juta. Dana tersebut disimpan di dalam rekening bank atas nama Solidaritas Indonesia.

Ia mengatakan, aksi penggalangan dana akan masih terus dilakukan. Bahkan pihaknya merencanakan akan menggelar konser kecil untuk menarik perhatian masyarakat yang ingin ikut menyumbang.

"langkah-langkah selanjutnya sedang kami siapkan untuk misalnya konser kecil-kecilan. Intinya bertajuk menggalang bantuan dan sumbangan untuk warga Palu dan sekitarnya," kata Karding.

Setelah dana terkumpul, lanjut Karding, Solidaritas Indonesia akan membentuk tim untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke Palu.

"Kami masih belum salurkan karena kami harus menjamin bahwa ini sampai pada yang membutuhkan. Kami bentuk tim lalu nanti tim ini akan turun langsung ke sana," ucap politisi kelahiran Donggala, 25 Maret 1973 itu.

Diberitakan, gempa menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter, pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter, Jumat (28/9/2018).

Baca juga: Mendagri Imbau Kampanye Pemilu di Palu dan Donggala Dihentikan Sementara

Data sementara BNPB hingga Senin (1/10/2018), jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami mencapai 844 orang.

Gempa dan tsunami ini juga menjadi sorotan dunia internasional. Sejumlah negara sudah bersedia menyalurkan bantuan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison dalam wawancaranya di program Insider ABC mengatakan, telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X