BNPB: Sekitar 744 Unit Rumah di Petobo Tertimbun Lumpur akibat Gempa

Kompas.com - 01/10/2018, 15:56 WIB
Lumpur yang keluar dari perut bumi pasca-gempa bermagnitudo 7,4 menenggelamkan rumah-rumah di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. KOMPAS.com/ROSYID A AZHARLumpur yang keluar dari perut bumi pasca-gempa bermagnitudo 7,4 menenggelamkan rumah-rumah di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, ada sekitar 744 unit rumah di Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah tertimbun lumpur akibat gempa bumi.

Sutopo menyebut, fenomena itu likuifaksi. Likuifaksi adalah tanah yang berubah menjadi lumpur dan kehilangan kekuatan.

"Ada lebih kurang 744 unit rumah yang tertimbun oleh material lumpur," kata Sutopo dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Senin (1/10/2018).

Baca juga: BNPB: Korban Tewas Gempa dan Tsunami di Sulteng 844 Orang

Efek likuifaksi tersebut seolah-olah membuat perumahan di Petobo terkesan hanyut dan ditelan bumi.

Hal itu disebabkan oleh massa dan volume lumpur yang keluar dalam jumlah besar saat gempa.

BNPB memperkirakan ada ratusan korban yang ikut tertimbun dalam material lumpur tersebut.

 

Baca juga: BNPB: 114 WNA di Palu dan Donggala, 8 Orang di Antaranya Masih Hilang

Proses evakuasi juga dinilainya sulit. Namun, ia memastikan tim gabungan akan terus berjuang mengevakuasi korban yang tertimbun.

"Proses evakuasi sangat sulit. Kalau rumah tertimbun longsor masih relatif mudah, tetapi dalam kondisi di Petobo ini cukup sulit dilakukan evakuasi," paparnya.

Ia juga memperkirakan hal itu akan berdampak pada peningkatan jumlah korban akibat bencana ini.

"Jumlah korban terus bergerak dinamis dan banyak versi data. Jadi kami mohon tetap merujuk pada data BNPB," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paripurna DPR Pembacaan Surpres Omnibus Law Cipta Kerja, Hadir Anggota Fisik 31 dan Virtual 278

Paripurna DPR Pembacaan Surpres Omnibus Law Cipta Kerja, Hadir Anggota Fisik 31 dan Virtual 278

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Tolak Usul Yasonna Bebaskan Koruptor karena Covid-19

Presiden Jokowi Diminta Tolak Usul Yasonna Bebaskan Koruptor karena Covid-19

Nasional
Jokowi Diminta Tarik Surpres Omnibus Law Cipta Kerja jika Mau Serius Atasi Covid-19

Jokowi Diminta Tarik Surpres Omnibus Law Cipta Kerja jika Mau Serius Atasi Covid-19

Nasional
Luhut: Dari Hasil Modelling, Virus Corona Tak Kuat Hidup di Cuaca Indonesia

Luhut: Dari Hasil Modelling, Virus Corona Tak Kuat Hidup di Cuaca Indonesia

Nasional
Physical Distancing Diterapkan di Angkutan Mudik, Luhut Sebut Ongkos Bisa Melonjak

Physical Distancing Diterapkan di Angkutan Mudik, Luhut Sebut Ongkos Bisa Melonjak

Nasional
Wamendes: Kalau Akses ke Desa Dibuka untuk Pemudik, Bisa Hancur

Wamendes: Kalau Akses ke Desa Dibuka untuk Pemudik, Bisa Hancur

Nasional
Kapolsek Kembangan Dinilai Juga Langgar Aturan Kapolri soal Gaya Hidup Mewah

Kapolsek Kembangan Dinilai Juga Langgar Aturan Kapolri soal Gaya Hidup Mewah

Nasional
Narapidana Kasus Korupsi Dinilai Bukan Prioritas untuk Dibebaskan

Narapidana Kasus Korupsi Dinilai Bukan Prioritas untuk Dibebaskan

Nasional
Lagi, WNI Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Singapura

Lagi, WNI Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Singapura

Nasional
Atasi Corona, Prabowo Subianto Aktif Bangun Komunikasi dengan Sejumlah Negara

Atasi Corona, Prabowo Subianto Aktif Bangun Komunikasi dengan Sejumlah Negara

Nasional
UNICEF: Manfaatkan Bekerja dari Rumah untuk Memberi Kasih Sayang ke Anak

UNICEF: Manfaatkan Bekerja dari Rumah untuk Memberi Kasih Sayang ke Anak

Nasional
13 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19 di Indonesia

13 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19 di Indonesia

Nasional
Minta Warga Tak Mudik, Pemerintah Janjikan Kompensasi

Minta Warga Tak Mudik, Pemerintah Janjikan Kompensasi

Nasional
Yasonna Dinilai Manfaatkan Epidemi Covid-19 untuk Bebaskan Koruptor

Yasonna Dinilai Manfaatkan Epidemi Covid-19 untuk Bebaskan Koruptor

Nasional
Mantan Kepala Dinas Kesehatan TNI AL Tutup Usia

Mantan Kepala Dinas Kesehatan TNI AL Tutup Usia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X