Para Jenderal di Timses Jokowi dan Prabowo

Kompas.com - 28/09/2018, 15:44 WIB
Capres urut 1 Joko Widodo dan nomor urut 2 Prabowo Subianto berjalan bersama pada Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). Deklarasi tersebut bertujuan untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA agar terciptanya suasana damai selama penyelenggaraan Pilpres 2019. MAULANA MAHARDHIKACapres urut 1 Joko Widodo dan nomor urut 2 Prabowo Subianto berjalan bersama pada Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). Deklarasi tersebut bertujuan untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA agar terciptanya suasana damai selama penyelenggaraan Pilpres 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memublikasikan struktur tim kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Presiden 2019.

Dari dokumen tersebut, sederetan nama jenderal purnawirawan TNI masuk dalam tim kampanye Koalisi Indonesia Kerja yang mengusung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

1. Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

  • Jenderal TNI (Purn) Moeldoko
    Mantan Panglima TNI ini menjadi salah satu Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional. Saat ini Moeldoko juga menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

  • Jenderal TNI (Purn) Wiranto
    Nama Menko Polhukam ini ada dalam daftar Pelaksana Kampanye Tingkat Nasional.

  • Jenderal TNI (Purn) Try Soetrisno
    Try, yang pernah menjadi wakil presiden, masuk dalam struktur tim kampanye sebagai anggota Dewan Pengarah. Ia pernah menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

  • Laksamana TNI (Purn) Marsetyo
    Duduk sebagai anggota Dewan Pengarah

  • Letjen TNI (Purn) Lodewijk F. Paulus
    Sekjen Partai Golkar ini ditempatkan sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional

  • Brigjen (Purn) Herwin Supardjo
    Wakil Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

2. Timses Prabowo-Sandiaga

  • Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso
    Mantan Panglima TNI ini ditunjuk sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga. Djoko juga merupakan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

  • Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
    Presiden ke-6 yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menempati posisi sebagai Koordinator Juru Kampanye Nasional.

  • Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno
    Ditempatkan sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat. Tedjo pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Nasional
Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Nasional
Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Nasional
Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Nasional
1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

Nasional
Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Nasional
Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Nasional
Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Nasional
Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Nasional
Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Nasional
Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Nasional
UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

Nasional
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Nasional
UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X