Bawaslu Kaji Kegiatan Sandiaga Uno di Kampus

Kompas.com - 28/09/2018, 10:04 WIB
Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin KOMPAS.com/Fitria Chusna FarisaKomisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) akan mengkaji kegiatan yang dilakukan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di sejumlah kampus di Jawa Timur.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pemanfaatan kampus sebagai tempat kampanye karena ada larangan penggunaan lembaga pendidikan untuk praktik politik praktis.

"Kami lihat (Sandiaga) kayak bikin dialog kebangsaan dan sejenisnya. Kalau di situ ada materi pengajakan, visi misi, dan lain-lain yang masuk unsur kampanye, itu yang bisa kami tindak," kata Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Baca juga: Diserang Kampanye Hitam, Sandiaga Percaya Pemerintah Bisa Tangkal Hoaks

"Tapi tergantung kasusnya, bahwa apakah itu kegitan kampanye, belum tentu itu kegiatan kampanye," lanjut dia.

Menurut Afif, pihaknya juga telah menerima laporan dari Bawaslu daerah mengenai kegiatan Sandiaga dan masih mengkaji untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kampanye dalam kegiatan tersebut.

"Ya kita lihat apakah ada unsur kampanye yang dilakukan. Kalau unsurnya terpenuhi, tempatnya kan memang enggak boleh kalau lembaga pendidikan," ujar Afif.

Selain fasilitas pendidikan, tempat ibadah, dan fasilitas pemerintah juga menjadi lokasi yang dilarang untuk dijadikan tempat kampanye.

Hal itu diatur dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

.

.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Sandiaga Salahudin Uno

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X