Presiden Jokowi Hadiri Rapimnas PPP

Kompas.com - 27/09/2018, 13:29 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri Rapimnas PPP di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Kamis (27/9/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri Rapimnas PPP di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Kamis (27/9/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menghadiri rapat pimpinan nasional III Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Jokowi tiba di lokasi acara sekitar pukul 13.00 WIB. Ia memasuki ruangan acara bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan sejumlah elite parpol Koalisi Indonesia Kerja pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hadir Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.

Baca juga: Keluarga Gus Dur dan Keputusannya Mendukung Jokowi-Maruf Amin...

Jokowi tampak mengenakan jas biru tua dengan peci hitam. Meski bukan kader PPP, Jokowi tetap berdiri saat mars partai tersebut dinyanyikan.

Romahurmuziy berterima kasih kepada Jokowi, yang ditengah kesibukannya bersedia menghadiri Rapimnas PPP.

"Catatan saya sudah enam kali Presiden Jokowi hadir di forum-forum PPP," kata dia.

Baca juga: Survei Indikator: 36 Persen Pendukung Golkar Pilih Prabowo, Massa PPP Tak Solid ke Jokowi

Romy sempat curhat bahwa ia diwanti-wanti protokol Istana Kepresidenan agar tidak berpidato terlalu lama. Sebab, hari ini Jokowi memiliki agenda yang padat.

Dari acara PPP, Jokowi akan langsung ke Depok untuk membagikan sertifikat serta meresmikan tol Depok-Antasari.

"Tadi saya sudah diingatkan jangan lama-lama pidato, acara presiden banyak. Karena katanya kalau acara PPP biasanya pidato ketumnya lama," ujar Romy disambut tawa Jokowi dan hadirin.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Nasional
Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Nasional
Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

Nasional
Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Nasional
Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Nasional
Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Nasional
Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Nasional
Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Nasional
Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Nasional
Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Nasional
Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Nasional
Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Nasional
Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X