Visi Misi Dikomentari Timses Jokowi-Ma'ruf, Apa Kata Jubir Prabowo-Sandiaga?

Kompas.com - 26/09/2018, 12:08 WIB
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018). KOMPAS.com/Devina Halim Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara pasangan Prabowo-Sandiaga Andre Rosiade menyatakan, visi dan misi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang beredar saat ini masih berupa draf sementara.

Hal itu dikatakan Andre menanggapi pernyataan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, yang menilai visi dan misi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak lengkap.

“Visi misi pasangan Prabowo-Sandi yang beredar masih berupa draft belum resmi. Nanti tunggu pengumuman dari kita,” ujar Andre saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/9/2018).

Baca juga: Timses Jokowi: Visi dan Misi Prabowo-Sandiaga Tidak Lengkap

Andre mengatakan, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga lebih mengedepankan isu-isu strategis dan prioritas yang dibutuhkan masyarakat dalam menyusun visi-misi tersebut.

“Contohnya pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, lalu soal harga-harga terjangkau,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu.

Andre mengatakan, pasangan Prabowo-Sandiaga tidak ingin banyak berjanji kepada masyarakat dalam menyusun program-program kerja nantinya.

“Kami enggak mau berjanji kayak Pak Jokowi. Pak Jokowi kan terlalu banyak janji di 2014 faktanya banyak janji enggak bisa dilaksanakan,” kata dia.

Baca juga: Kubu Jokowi Siapkan Data untuk Lawan Serangan Isu Ekonomi dari Kubu Prabowo

“Satu contoh konkret Pak Jokowi janji yakni enggak akan impor bahan pangan. Ternyata kerjanya impor bahkan kita dipertontonkan oleh pemerintah di saat Direktur Bulog (bilang) stok aman, tapi Menteri Perdagangan-nya masih ingin impor,” lanjut Andre.

Pasangan Prabowo-Sandiaga, kata Andre, akan menyusun program-program yang realistis yang masuk akal dan sesuai dengan prioritas masyarakat saat ini.

“Bidang ekonomi gimana sih membangkitkan pertumbuhan ekonomi, membangun manufakturing, dan industrialisasi pertanian,” kata dia.

Baca juga: Kubu Jokowi-Maruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menilai visi dan misi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak lengkap.

Sebab, kata Karding, ada beberapa bidang kerja yang tidak disinggung oleh Prabowo-Sandiaga.

Beberapa di antaranya ialah sektor lingkungan hidup dan pengembangan ideologi Pancasila.

"Hasil kajian kami, membandingkan antara visi dan misi Pak Prabowo dan Jokowi, kami simpulkan, visi misi Pak Prabowo-Sandi ini jauh lebih pendek ya. Artinya tidak lengkap. Sementara visi misi Pak Jokowi jauh lebih lengkap dan menyelusuruh atau komprehensif," kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

.

.

.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Visi dan Misi

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X