Presiden PKS Klaim Telah Ganti Caleg Eks Koruptor yang Masuk DCT

Kompas.com - 21/09/2018, 23:30 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman seusai menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOPresiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman seusai menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengaku kaget saat mengetahui ada satu calon anggota legislatif mantan narapidana kasus korupsi yang masuk dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) KPU.

Menurut Sohibul, Dewan Pimpinan Pusat PKS telah memerintahkan seluruh jajaran pimpinan partai di daerah untuk mengganti caleg eks koruptor.

"Kami sudah jelas dari awal memerintahkan tidak boleh ada itu dan waktu DCS (Daftar Caleg Sementara) kemarin sudah ada perbaikan, tidak ada nama itu. Saya juga kaget kalau kemudian ini masih ada," ujar Sohibul saat ditemui di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018) malam.

Berdasarkan Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu Legislatif 2019, diketahui PKS mengusung satu nama caleg eks koruptor di DPRD Kabupaten/Kota, yakni Maksum DG Mannassa, Dapil Mamuju 2.

Sohibul mengatakan, pihaknya akan mengganti caleg eks koruptor jika masih ada kesempatan untuk mengganti.

"Tetap saya akan cari dan kalau masih ada kemungkinan ya bisa diganti. Nanti kita cek lagi," kata Sohibul.

Total caleg PKS yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjumlah 533 orang dari 80 Dapil. Jumlah tersebut terdiri dari 321 caleg laki-laki dan 212 caleg perempuan.

Sementara itu, menurut data KPU, total ada 38 caleg eks koruptor. Jumlah tersebut terdiri dari 12 caleg DPRD Provinsi dan 26 caleg DPRD Kabupaten/Kota

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X