Bupati Bengkalis Amril Mukminin Dicegah KPK ke Luar Negeri

Kompas.com - 21/09/2018, 19:23 WIB
Kasad Jenderal Mulyono turun dari helikopter disambut Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat mendarat di kompleks Chevron Duri, Rabu (8/8/2018). Kompas.com/Idon TanjungKasad Jenderal Mulyono turun dari helikopter disambut Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat mendarat di kompleks Chevron Duri, Rabu (8/8/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin dicegah ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Amril diduga mengetahui kasus dugaan korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun anggaran 2013-2015.

"Dilakukan pelarangan ke luar negeri terhadap saksi Amril Mukminin, Bupati Bengkalis dalam penyidikan dengan tersangka MNS," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (21/9/2018).

KPK telah mengirimkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi pada 13 September 2018. Pencegahan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan, terhitung sejak 13 September 2018.

Baca juga: Periksa Bupati Bengkalis, KPK Konfirmasi Dugaan Aliran Dana dari Perusahaan-perusahaan

Dalam kasus dugaan korupsi di Bengkalis, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar.

Keduanya terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun 2013-2015.

Sekda Dumai ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis Tahun 2013-2015 sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) saat proyek tersebut berlangsung.


Kompas TV MAKI mempertanyakan minimnya kemajuan KPK dalam mengusut skandal dana bailout bank itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X