Tak Ingin Repotkan Anies, Sandi Minta Pendukungnya Tak Berkonvoi

Kompas.com - 21/09/2018, 17:57 WIB
Calon wakil presiden Sandiaga Uno saat tiba di kediaman Prabowo, kawasan Kertanegara, Jakarta, Jumat (21/9/2018). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comCalon wakil presiden Sandiaga Uno saat tiba di kediaman Prabowo, kawasan Kertanegara, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno meminta para pendukungnya dan Prabowo Subianto tak berkonvoi saat pengundian nomor di Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti malam. Ia berharap para pendukungnya selalu menjaga ketertiban.

Di satu sisi, ia juga tak ingin merepotkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Mari jaga ketertiban, kebetulan Jumat ini macet banget di Jakarta, kita enggak mau buat Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) tambah stres, tambah merengut, kita sampaikan, sampai sini saja. Enggak perlu konvoi," kata Sandi saat tiba di kediaman Prabowo, kawasan Kertanegara, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Baca juga: Tak Ada Konvoi yang Iringi Prabowo-Sandiaga dari Kertanegara ke KPU

Ia mengaku tak ada persiapan khusus dalam kegiatan nanti. Sandi hanya menjalankan kesehariannya seperti biasa berkunjung ke sejumlah tempat bertemu dengan elemen masyarakat.

Sandi hanya berharap kegiatan nanti berjalan lancar. Ia pun tak mempersoalkan hasil pengundian nomor nanti.

"Nomor berapa saja lancar, insya Allah kami terima dengan penuh rasa syukur," ujarnya.

Sebagai informasi, Prabowo-Sandi direncanakan mengikuti pengundian nomor pasangan capres dan cawapres di KPU sekitar pukul 20.00 WIB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aspri Eks Menpora Imam Nahrawi Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Aspri Eks Menpora Imam Nahrawi Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Penyidik Kesulitan Usut Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group, Polri: Datanya Ambaradul

Penyidik Kesulitan Usut Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group, Polri: Datanya Ambaradul

Nasional
Covid-19 Masih Ada, Dokter Ingatkan Masyarakat Terapkan Germas untuk Jaga Vitalitas Tubuh

Covid-19 Masih Ada, Dokter Ingatkan Masyarakat Terapkan Germas untuk Jaga Vitalitas Tubuh

Nasional
Pakar Ingatkan Ancaman Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Jakarta

Pakar Ingatkan Ancaman Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Jakarta

Nasional
Satgas Covid-19: Datangnya Vaksin Bukan Berarti Pandemi Langsung Berakhir

Satgas Covid-19: Datangnya Vaksin Bukan Berarti Pandemi Langsung Berakhir

Nasional
KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

Nasional
Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Nasional
Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Nasional
Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Nasional
Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Nasional
Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Nasional
Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Nasional
Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Nasional
JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

Nasional
Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X