Wakil GNPF dan PA 212 Akan Jadi Jurkam Tim Prabowo-Sandiaga

Kompas.com - 20/09/2018, 07:07 WIB
Sejumlah ulama dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) Ulama bertemu bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018) malam.  Pantauan Kompas.com para ulama GNPF meninggalkan kediaman Prabowo sekitar pukul 19.06 WIB didampingi juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOSejumlah ulama dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) Ulama bertemu bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018) malam. Pantauan Kompas.com para ulama GNPF meninggalkan kediaman Prabowo sekitar pukul 19.06 WIB didampingi juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Para sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno telah merampungkan struktur tim pemenangan nasional.

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menuturkan, sejumlah perwakilan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 masuk di tim kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Termasuk juga para ulama ya. Ulama yang mewakili GNPF, PA 212 maupun ulama dan tokoh agama lainnya yang senior di negeri ini," ujar Eddy saat memberikan keterangan seusai pertemuan para sekjen di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018) malam.

Baca juga: Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Mencapai 800 Orang


Beberapa tokoh yang masuk dalam struktur tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga antara lain, Ketua pengarah panitia Ijtima Ulama II Abdul Rosyid Abdullah Syafi'i, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) al Khaththath dan Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak.

Menurut Eddy, meski tidak ada posisi khusus, namun sebagian besar para tokoh tersebut juga akan menjadi juru kampanye nasional.

"Nanti mereka akan menempati posisi yang telah kami tetapkan. Tidak ada posisi khusus. Banyak juga yang nanti jadi jurkamnas sehingga mereka bisa maksimal untuk mewartakan (visi misi dan program)," kata Eddy.

Struktur tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga akan diisi oleh sekitar 800 orang.

Baca juga: Pengagas dan Aktivis #2019GantiPresiden Jadi Wakil Ketua Tim Prabowo-Sandiaga

Menurut Eddy, tim pemenangan paling banyak didominasi oleh juru kampanye nasional.

Ia mengatakan, parpol pengusung Prabowo-Sandiaga ingin memaksimalkan peran juru kampanye dalam menyebarkan visi, misi dan program terkait Pilpres 2019.

Rencananya, koalisi parpol Prabowo-Sandiaga akan mendaftarkan struktur tim pemenangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (20/9/2018) sore.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X