PKS Sebut Pengakuan M Taufik sebagai Pengganti Sandiaga cuma Klaim

Kompas.com - 19/09/2018, 11:44 WIB
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, pengakuan Ketua DPD Gerindra Mohammad Taufik bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno, adalah klaim belaka.

PKS pun tidak merasa terganggu dengan pernyataan Taufik tersebut.

"Ya enggak apa-apalah, namanya juga klaim," ujar Hidayat saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Baca juga: PKS Minta M Taufik Tak Maju Jadi Cawagub DKI

Berdasarkan komunikasi pimpinan PKS dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, mereka belum memutuskan siapa yang akan menggantikan Sandiaga sebagai Wagub DKI.

"Masih dalam proses. Insya Allah kami masih percaya dengan komitmen yang telah diberikan oleh Pak Prabowo dan saya yakin kalau Pak Prabowo memutuskan, kader Gerindra akan menerima dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan semuanya," ujar Hidayat.

PKS sendiri berharap kadernyalah yang akan menempati posisi Wagub DKI. Hidayat membantah bahwa kadernya yang akan didorong adalah Mardani Ali Sera.

"Bukan Pak Mardani. Ada nama yang nanti akan hadir. Lihat saja," ujar Hidayat.

Diberitakan, Mohammad Taufik mengaku, telah ditunjuk menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2019.

Baca juga: Presiden PKS: Taufik Klaim Jadi Wagub DKI, Pak Prabowo Ketawa Saja...

"Ya maju, saya yang mewakili Gerindra. Memang saya disuruh maju, bukan seandainya lagi. Sudah benar gua yang disuruh maju," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (17/9/2018).

Kompas TV Kita bahas bersama narasumber kita.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X