Pesan Kapolri untuk Ormas dan Tokoh Masyarakat Jelang Pemilu 2019

Kompas.com - 18/09/2018, 11:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, institusi Polri menjadi tumpuan masyarakat untuk menjadi motor terciptanya Pemilu Serentak 2019 yang sehat, kompetitif, dan aman.

Tito juga mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh masyarakat turut menciptakan Pemilu 2019 aman dan damai.

“Strategi kita yang paling utama adalah semua unsur terkait dalam pelaksanaan ini (pengamanan Pemilu 2019) harus bersinergi, baik KPU, Bawaslu, kontestan, partai pendukung, massa pendukung, Polri-TNI, pemerintah daerah, media, tokoh masyarakat ini harus kompak,” kata Tito, saat memberikan amanah kepada personel gabungan TNI-Polri dalam rangka Pengamanan Penyelenggara Pemilu Tahun 2019, Selasa (18/9/2018).

Pengamanan pemilu ini diberi nama sandi “Mantap Brata” 2018.

Baca juga: TNI-Polri Tegaskan Netralitas pada Pemilu 2019

Selain itu, dia meminta jajaran Polri untuk mengedepankan langkah-langkah proaktif dan preventif dalam Pemilu 2019.

“Netralitas dan kemudian bila terjadi peristiwa (kerusuhan) lakukan tindakan secara proporsional tidak berlebihan yang justru kontraproduktif,” ujar Tito.

“Apapun risikonya Pemilu 2019 berlangsung aman, damai, lancar, kompetensi sehat dan tidak boleh mengorbankan konflik yang menyebabkan perpecahan dan kesatuan bangsa serta bagi Polri NKRI harga mati,” lanjut dia.

Baca juga: SBY Ingatkan Kadernya Tak Gunakan SARA, Hoaks, dan Fitnah pada Pemilu 2019

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI telah menyiapkan personel sesuai jumlah yang dibutuhkan dalam pengamanan Pemilu 2019.

“Semua komando kami serahkan kepada kepolisian,” kata Hadi.

“Mari kita laksanakan amanat rakyat, penyelenggara Pemilu 2019 saya yakin Saudara-saudara dengan niat dan keikhlasan akan mampu memberikan terbaik kepada rakyat. Tunjukkan darma baktimu kepada rakyat dan bangsa,” ujar Hadi.

Kompas TV Upaya Komisi Pemilihan Umum menyaring caleg berintegritas yang bersih dari catatan korupsi digagalkan Mahkamah Agung melalui putusannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.