Relawan Jokowi Diberi Pembekalan Tangkis Isu Miring soal Ekonomi - Kompas.com

Relawan Jokowi Diberi Pembekalan Tangkis Isu Miring soal Ekonomi

Kompas.com - 14/09/2018, 22:26 WIB
Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun saat membuka rapat kerja nasional  Relawan Jokowi Bersatu (RJB) di Jakarta, Jumat (14/9/2018).Dok. Misbakhun Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun saat membuka rapat kerja nasional Relawan Jokowi Bersatu (RJB) di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun meminta para relawan Joko Widodo untuk menangkis isu miring soal ekonomi yang digulirkan kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal ini disampaikan Misbakhun saat membuka rapat kerja nasional Relawan Jokowi Bersatu (RJB) di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Ada ratusan anggota RJB yang hadir dalam rakernas pertama kelompok relawan yang akan memenangkan duet Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 itu.

Misbakhun pun memberi jurus kepada para relawan untuk menangkis tudingan-tudingan miring dari kubu Prabowo-Sandi tentang kinerja Presiden Jokowi di bidang ekonomi.

“Pertarungan kali ini tidak mudah walaupun capaian hasil pembangunan era Pak Jokowi luar biasa dahsyat, karena pihak sebelah selalu bilang rakyat susah akibat harga kebutuhan pokok mahal dan lain-lain,” ujar Misbakhun kepada para relawan, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat malam.

Baca juga: Para Ahli Ekonomi di Balik Visi Misi Prabowo-Sandiaga Uno

Misbakhun menguraikan, Presiden Jokowi mengusulkan berbagai program kerakyatan dalam RAPBN 2019. Fokusnya adalah memutus lingkaran setan kemiskinan akibat akses pendidikan dan sarana kesehatan yang buruk.

“Subsidi yang mubazir dihapus untuk dialokasikan membangun Indonesia jauh lebih baik. Pemerintahan Pak Jokowi terus menaikkan taraf hidup rakyat,” ujarnya.

Anggota Komisi XI DPR itu mengajak RJB aktif menangkis jurus politisasi emak-emak yang dipakai kubu Prabowo - Sandiaga. Sebab, seringkali serangan menggunakan jurus “emak-emak” tak berdasar data.

Misbakhun mencontohkan para emak-emak di kubu Prabowo - Sandi yang mengeluhkan kenaikan harga. Padahal, katanya, sampai saat ini inflasi tetap terkendali.

“Data yang dipakai untuk jurus emak-emak itu tak berdasar. Silakan, bisa dicek di TPID (tim pengendalian inflasi daerah),” kata mantan pegawai pajak itu.

Baca juga: Sandiaga: Pemerintah Harus Lebih Waspada dalam Mengatasi Masalah Ekonomi 

Selain itu, Misbakhun juga membekali para relawan tentang cara menangkis tudingan soal pemerintahan Jokowi yang gemar berutang. Menurut dia, utang merupakan keniscayaan meski pemerintah sebenarnya tak menginginkannya.


Hanya saja, kata Misbakhun, pemerintahan Presiden Jokowi menggunakan utang untuk hal-hal produktif. Misalnya, menggencarkan pembangun infrastruktur bandara, jalan, hingga bendungan.

“Sehingga infrastruktur hadir, roda ekonomi akan berkembang. Yang bisa menyelesaikan infrastruktur kusut adalah Jokowi dengan program kerja cepat,” katanya.

Komentar
Close Ads X