Komentar Prabowo soal Isu Politik Dua Kaki Demokrat - Kompas.com

Komentar Prabowo soal Isu Politik Dua Kaki Demokrat

Kompas.com - 13/09/2018, 09:09 WIB
Bakal Calon Presiden RI, Prabowo Subianto, usai bertemu dengan para kiai dan pengasuh Pesantren Tambakberas Jombang, di kediaman KH. Hasib Wahab Chasbullah, Kamis (6/9/2018).Kompas.com/Moh. Syafii Bakal Calon Presiden RI, Prabowo Subianto, usai bertemu dengan para kiai dan pengasuh Pesantren Tambakberas Jombang, di kediaman KH. Hasib Wahab Chasbullah, Kamis (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon presiden Prabowo Subianto menanggapi isu politik dua kaki Partai Demokrat dengan santai.

Menurut dia, isu tersebut hanya gorengan media sehingga eskalasi isunya menjadi besar.

"Saya kira itu kalau bahasa politik sekarang itu 'digoreng' ya," ujar Prabowo sembari tertawa, seusai bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Rabu (12/9/2018) malam.

Baca juga: Demokrat Akui Main Dua Kaki, tapi Satu di Pileg, Satu Lagi di Pilpres

Ketua Umum Partai Gerindra itu tak mau pusing dengan isu politik dua kaki Partai Demokrat. Ia yakin, Partai Demokrat tidak sedang memainkan politik yang seperti itu.

"Terserah Andalah (media) mau digoreng ke arah mana, mau pedes, mau asem, ya kan. Santai saja," kata Prabowo.

Isu politik dua kaki oleh Demokrat muncul setelah partai itu mempertimbangkan memberikan dispensasi kepada DPD Demokrat yang memilih jalan berbeda dengan keputusan partai, yaitu mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Baca juga: Peneliti LSI: Isu Politik Dua Kaki Berpotensi Rugikan Demokrat di Pemilu 2019

Sementara itu, sikap politik Demokrat adalah mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Salah satu DPD yang dipertimbangkan serius mendapatkan dispensasi yakni DPD Papua. Hal itu dilakukan untuk menjaga suara Partai Demokrat di Papua yang aspirasi masyarakatnya kuat ke Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun, sikap Partai Demokrat itu menimbulkan dugaan ambil untung dari kedua capres.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Prabowo Pilih Sandiaga Uno


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X